kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Kredit Pintar sudah salurkan pinjaman Rp 8 triliun


Senin, 02 Desember 2019 / 11:54 WIB
Kredit Pintar sudah salurkan pinjaman Rp 8 triliun
ILUSTRASI. Layanan KreditPintar

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kredit Pintar Indonesia terus memacu kinerja pinjam meminjam di pengujung 2019. Pemain fintech peer to peer lending ini Pintar telah menyalurkan pinjaman secara akumulatif mencapai Rp 8 triliun dengan total nasabah 1,8 juta di akhir November 2019.

Guna meningkatkan edukasi sekaligus penyaluran pinjaman, Kredit pintar mengikuti Fintech Exhibition Surabaya 2019, yang diadakan pada 29 – 1 Desember 2019. Kredit Pintar membawa kampanye mengenai industri fintech secara luas dan merata.

Baca Juga: Sudah BEP, Kredit Pintar tidak fokus tingkatkan valuasi perusahaan

Melalui kampanye ini, Kredit Pintar memfasilitasi layanan keuangan ke seluruh lapisan masyarakat untuk mulai berani mengambil langkah finansial mereka.

“Partisipasi kami pada acara Fintech Exhibition Surabaya 2019 didasari dari provinsi Jawa Timur berada di urutan ketiga dari seluruh provinsi pada penyaluran terbanyak dari Kredit Pintar di Indonesia. Pada acara ini diharapkan partisipasi kami pada acara Fintech Exhibition Surabaya 2019 dapat membantu OJK dan AFPI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Timur,” ujar Wisely Wijaya, CEO (Direktur) Kredit Pintar dalam keterangan tertulis pada Senin (2/11).

Kredit Pintar memberikan akses layanan keuangan bagi masyarakat Jawa Timur, Surabaya dan sekitarnya untuk mendapatkan akses kredit secara cepat, efisien dan transparan.

Berdasarkan data Kredit Pintar di bulan Oktober 2019, secara akumulatif Kredit Pintar telah menyalurkan pinjaman di wilayah Jawa Timur sebanyak lebih dari R[900 Miliar dengan total lebih dari 200.000 nasabah yang menggunakan produk pinjaman dari Kredit Pintar.

“Melalui acara ini, kami harapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, bukan hanya Surabaya, melainkan seluruh daerah yang berada di wilayah Jawa Timur. Selain itu, masyarakat semakin paham perihal fintech legal, sehingga dapat ikut berperan dalam memerangi fintech ilegal karena sudah tidak mengakses fintech illegal. Jika tujuan dari acara ini bisa tercapai, pertumbuhan inklusi keuangan di Indonesia akan semakin meningkat yang tentunya akan berdampak pada ekonomi nasional,” tutup Wisely.

Fintech Exhibition merupakan program sosialisasi dan edukasi mengenai teknologi finansial yang dipersembahkan oleh AFPI bersama dengan OJK.

Selama tiga hari, pelaksanaan Fintech Exhibition di Surabaya akan didukung oleh puluhan perusahaan fintech yang diisi dengan kegiatan seperti exhibition, discussion, and networking.

Acara Fintech Exhibition dilaksanakan di Pakuwon Trade Center dan terbuka untuk umum bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi mengenai fintech dan manfaatnya.




TERBARU

×