kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Kredit Ritel Bank Mandiri Tumbuh 10% Menjadi Rp 314 Triliun di Kuartal I-2025


Rabu, 07 Mei 2025 / 09:56 WIB
Kredit Ritel Bank Mandiri Tumbuh 10% Menjadi Rp 314 Triliun di Kuartal I-2025
ILUSTRASI. Bank Mandiri mengungkapkan kredit ritel naik 10% menjadi Rp 314 triliun di kuartal I-2025


Reporter: Rilanda Virasma | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) catat pertumbuhan kredit ritel secara bank only yang mencakup kredit mikro, payroll, dan kredit konsumer sebesar 10% secara tahunan (YoY) senilai Rp 314 triliun di kuartal I-2025.

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri M. Ashidiq Iswara mengungkapkan, pertumbuhan tersebut terutama terlihat pada sektor konsumer, seperti kredit pemilikan rumah (KPR), kartu kredit, dan kredit payroll.

Melansir laporan kinerja kuartal I-2025, KPR Bank Mandiri tumbuh 15,8% YoY menjadi Rp 66,5 triliun. Disusul, kartu kredit yang tumbuh 14,8% menjadi 19,5 triliun, dan kredit payroll yang tumbuh 13,3% sebesar Rp 97,3 triliun.

“Bank Mandiri tetap berkomitmen untuk fokus pada penyaluran kredit berbasis ekosistem dengan mengutamakan sinergi dalam optimalisasi portofolio ritel, serta tetap menjaga prinsip kehati-hatian,” ujar pria yang akrab disapa Ossy ini kepada Kontan, Rabu (7/5).

Baca Juga: Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Rekening Dana Nasabah (RDN) Lebih 75% pada Maret 2025

Sebagai informasi, per 31 Maret 2025, Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Bank Mandiri untuk segmen korporasi tercatat sebesar 8,50%, KPR sebesar 12,5%, dan non-KPR sebesar 12%.

“Ke depan, kami akan terus memantau dinamika ekonomi dan pasar untuk memastikan kebijakan suku bunga yang kompetitif,” tutup Ossy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×