kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

KTA BCA diprediksikan tumbuh konservatif


Senin, 22 Desember 2014 / 21:30 WIB
ILUSTRASI. Aktris Lee Chung Ah, dalam perannya di drama Korea Celebrity, drakor terbaru yang bisa ditonton di Netflix.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Perekonomian Indonesia yang belum stabil membuat PT Bank Central Asia Tbk hanya menargetkan pertumbuhan konservatif untuk kredit tanpa agunan (KTA).

Santoso, Kepala Divisi Kartu Kredit BCA mengatakan, BCA bisnis KTA akan melambat karena faktor perlambatan ekonomi, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), potensi kenaikan inflasi, dan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar yang belum stabil. Nah, faktor ini membuat pengetatan daya beli masyarakat.

"Kami membidik pertumbuhan KTA secara konservatif sekitar 10%-20% tahun depan," katanya, Senin (22/12). 

Meski begitu, BCA akan terus memantau perkembangan bisnis konsumer dalam enam bulan ke depan.

Menjelang akhir tahun 2014 ini, BCA mencatat penyaluran kredit ke KTA sekitar Rp 250 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×