Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada semester-I 2025, PT Bank Sahabat Sampoerna mencatat penurunan laba bersih yang tajam. Kendati begitu, Bank menyampaikan jika perusahaan optimistis membidik pertumbuhan kinerja yang solid di paruh kedua tahun ini.
Menilik laporan keuangan, Bank Sahabat Sampoerna membukukan laba bersih merosot 71,90% YoY menjadi Rp 11,2 miliar, dari Rp 40,1 miliar pada periode sama tahun lalu.
Penurunan juga terjadi pada pos pendapatan bunga menjadi Rp 775,2 miliar dari Rp 832,1 miliar, dan pendapatan nonbunga turun ke Rp 93,4 miliar dari Rp 113,6 miliar. Beban operasional justru naik menjadi Rp 312,8 miliar dari Rp 283,3 miliar.
Direktur Finance & Business Planning Bank Sampoerna, Henky Suryaputra, menyebut kondisi ini cerminan tantangan ekonomi makro yang menantang.
Baca Juga: Laba Bank Sahabat Sampoerna Melorot 75,74% Sepanjang 2024
“Namun, periode ini juga kami manfaatkan untuk melakukan konsolidasi internal dan investasi strategis yang kami yakini akan menjadi fondasi kuat untuk pertumbuhan di masa depan, termasuk penguatan manajemen risiko kredit,” kata Henky kepada Kontan, Jumat (29/8/2025).
Memasuki semester-II 2025 ini, Henky menyampaikan jika bank sangat optimistis dapat mencatatkan pertumbuhan kinerja yang lebih solid dibandingkan semester I. Optimisme tersebut didasari oleh beragam strategi. Pertama, ialah inovasi layanan digital.
“Kami akan terus memperkaya fitur dan meningkatkan pengalaman nasabah pada platform digital kami untuk mendorong peningkatan dana murah (CASA) dan fee-based income,” lanjutnya.
Baca Juga: Bank Sahabat Sampoerna Salurkan Rp12 Triliun untuk UMKM di 2024
Kedua dilakukan peningkatan efisiensi operasional. Melalui digitalisasi dan optimalisasi proses bisnis, bank menargetkan efisiensi yang lebih baik untuk menopang profitabilitas. Lalu ketiga dengan manajemen kualitas aset, bank akan terus menjaga kualitas aset secara disiplin untuk memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
“Kami yakin, dengan fondasi yang telah kami perkuat di semester I dan eksekusi strategi yang fokus di semester II, Bank Sampoerna akan mencatatkan kinerja yang positif dan bertumbuh secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Baca Juga: DPK Terkontraksi dI Mei 2025, Bank Sahabat Sampoerna Fokus Jaga Biaya Dana
Selanjutnya: Partai Nasdem Non Aktifkan Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR
Menarik Dibaca: Keunggulan Vivo Y500: Dari Desain Modern hingga Daya Tahan Super
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News