kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.023.000   -45.000   -1,47%
  • USD/IDR 16.810   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.339   58,36   0,70%
  • KOMPAS100 1.173   8,99   0,77%
  • LQ45 846   7,95   0,95%
  • ISSI 297   2,39   0,81%
  • IDX30 446   4,40   1,00%
  • IDXHIDIV20 535   5,46   1,03%
  • IDX80 131   0,96   0,74%
  • IDXV30 145   2,41   1,69%
  • IDXQ30 144   1,37   0,96%

Laba Bank Mega tetap melesat biarpun kredit seret


Selasa, 08 November 2016 / 10:10 WIB
Laba Bank Mega tetap melesat biarpun kredit seret


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. PT Bank Mega Tbk sampai kuartal 3 2016 ini mencatatkan kinerja yang cukup bagus. Laba bersih naik 34,71% year on year (yoy) menjadi Rp 1,14 triliun.

Dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada (8/11) tercatat kenaikan laba bersih ini karena naiknya bunga bersih melebihi kenaikan beban operasional selain bunga.

Pendapatan bunga bersih naik 30,32% yoy menjadi Rp 2,6 triliun. Sedangkan untuk beban operasional hanya naik 21,56% yoy menjadi Rp 1,4 triliun.

Kenaikan beban operasioal tercatat sebagian besar disumbangkan oleh tenaga kerja dan biaya pencadangan kredit. Pencadangan yang dialokasikan bank sampai kuartal 3 2016 tercatat sebesar Rp 611 miliar atau naik tipis 7,95% yoy.

Kenaikan pencadangan ini salah satunya adalah karena kredit bermasalah atau net performing loan (NPL) gross yang masih naik 55 bps yoy menjadi Rp 3,43%.

“Tercatat kredit yang berhasil disalurkan sampai kuartal 3 2016 sebesar Rp 27,97 triliun,” ujar Kostaman Thayib, Direktur Utama Bank Mega dalam laporan keuangan publikasi, Selasa (8/11).

Jika dibandingkan tahun lalu secara yoy, penyaluran kredit Bank Mega turun 16,89% yoy. Manajemen belum merinci apa yang menyebabkan penurunan kredit ini.

Seiring dengan penyaluran kredit yang turun tercatat DPK bank juga mengalami penurunan 6,72% yoy. Penurunan ini disebabkan karena penurunan deposito.

Dari sisi aset, karena faktor kredit, tercatat aset hanya naik tipis 0,76% yoy menjadi Rp 62,16 triliun dengan modal inti sebesar 11,06 atau masuk BUKU III. CAR masih tercatat diangka 25,92%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×