Reporter: Aura Putri | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) mencatatkan penurunan laba bersih sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Penurunan laba tersebut terjadi di tengah peningkatan pendapatan bunga.
Mengutip laporan keuangan yang dipublikasikan Jumat (30/10), Allo Bank membukukan laba bersih turun 11% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 338,1 miliar.
Pendapatan bunga Allo Bank meningkat 13,57% yoy menjadi Rp 1,53 triliun. Kenaikan ini turut mendongkrak kenaikan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar 16,1% yoy menjadi Rp 1,21 triliun.
Baca Juga: Transaksi BSI Agen Melonjak 38,41%, Nilainya Capai Rp 52,8 Triliun
Namun, peningkatan pendapatan tersebut belum mampu mengimbangi kenaikan sejumlah beban operasional. Hingga September 2026, pendapatan komisi/provisi/fee dan administrasi turun 36,7% yoy menjadi Rp 30,03 miliar.
Adapun beban impairment meningkat 65,2% yoy menjadi Rp 454,11 miliar. Beban promosi juga naik 40,5% yoy menjadi Rp 154,13 miliar, sementara beban lainnya turut meningkat 19,2% yoy menjadi Rp 390,49 miliar.
Alhasil, laba operasional Allo Bank turun 11,4% yoy menjadi Rp 434,05 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














