kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.013   -19,00   -0,11%
  • IDX 6.239   2,63   0,04%
  • KOMPAS100 820   2,99   0,37%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,29   0,08%
  • IDXHIDIV20 430   0,21   0,05%
  • IDX80 94   0,47   0,50%
  • IDXV30 119   1,52   1,29%
  • IDXQ30 112   0,14   0,13%

Laba KDB Tifa Finance (TIFA) Tumbuh 16,57% pada Semester I-2026


Senin, 03 Agustus 2026 / 13:32 WIB
Laba KDB Tifa Finance (TIFA) Tumbuh 16,57% pada Semester I-2026
ILUSTRASI. KDB Tifa Finance (Dok/KDB Tifa Finance)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pembiayaan PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA) mencatatkan kinerja positif pada Semester I-2026. Kinerja positif itu tercermin dari pertumbuhan laba bersih perusahaan.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, KDB Tifa Finance mencatatkan laba bersih sebesar Rp 23,36 miliar pada Semester I-2026. Nilainya tumbuh sebesar 16,57%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 20,04 miliar.

Meski jumlah pendapatan terkontraksi, perusahaan berhasil menekan jumlah beban. Dengan demikian, perolehan laba perusahaan bisa bertumbuh. 

Baca Juga: Realisasi KUR 2026 Tembus Rp 169 Triliun, Jangkau 2,65 Juta Debitur UMKM

Adapun jumlah pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 86,47 miliar pada Semester I-2026. Nilainya terkontraksi 2,22%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 88,43 miliar.

Jumlah beban KDB Tifa Finance tercatat Rp 56,66 miliar pada Semester I-2026. Nilainya menurun 7,52%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 61,27 miliar.

Sementara itu, nilai aset dan liabilitas perusahaan kompak terkontraksi. KDB Tifa Finance membukukan aset sebesar Rp 1,98 triliun pada Semester I-2026. Nilainya terkontraksi 2,94%, jika dibandingkan pencapaian akhir tahun lalu yang sebesar Rp 2,04 triliun.

Jumlah liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 752,56 miliar pada Semester I-2026. Nilainya terkontraksi 9,27%, jika dibandingkan pencapaian pada akhir 2025 yang sebesar Rp 822,33 miliar. Namun, ekuitas KDB Tifa Finance tercatat tumbuh 0,82%, dari Rp 1,22 triliun per akhir 2025 menjadi sebesar Rp 1,23 triliun pada Semester I-2026. 

Di sisi lain, PT KDB Tifa Finance Tbk juga mengumumkan perubahan komposisi pemegang saham setelah Korea Development Bank (KDB) menyelesaikan transaksi pembelian saham milik PT Dwi Satrya Utama (DSU). Transaksi tersebut membuat kepemilikan KDB di perusahaan pembiayaan itu meningkat menjadi 92,5%. 

Berdasarkan keterbukaan informasi, transaksi tersebut merupakan pelaksanaan ketentuan dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham (PPJB) terkait proses pengambilalihan PT KDB Tifa Finance Tbk oleh Korea Development Bank yang dilakukan pada 2020.

Sebelum transaksi, KDB menguasai 2,75 miliar saham atau setara 77,5% saham TIFA. Adapun PT Dwi Satrya Utama memiliki 532,71 juta saham atau 15%, sedangkan porsi masyarakat sebesar 7,5%.

Setelah transaksi rampung, seluruh kepemilikan DSU beralih kepada KDB. Dengan demikian, kepemilikan KDB bertambah menjadi 3,29 miliar saham atau 92,5% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh. Adapun porsi kepemilikan publik tetap sebesar 266,58 juta saham atau 7,5%. Manajemen KDB Tifa Finance menyatakan perubahan struktur kepemilikan tersebut tidak memberikan dampak material terhadap operasional maupun kondisi keuangan perusahaan. 

"Informasi atau fakta material yang diungkapkan tidak memiliki dampak yang bersifat material yang dapat mempengaruhi kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha perseroan," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Kamis (30/7/2026).

Dengan transaksi itu, struktur kepemilikan saham KDB Tifa Finance menjadi lebih sederhana. Korea Development Bank kini menjadi pemegang saham pengendali dengan porsi kepemilikan mencapai lebih dari 90%. 

Baca Juga: Hasil Uji Coba New RBC Turunkan Rasio Solvabilitas, Ini Kata Asuransi Asei

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×