Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) menambah fasilitas kredit dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Penambahan tersebut membuat plafon fasilitas Time Loan ERAL dan entitas anak naik dari Rp 450 miliar menjadi Rp 600 miliar.
Dikutip dari keterbukaan informasi BEI pada Jumat (18/9/2026), perubahan perjanjian fasilitas kredit tersebut ditandatangani pada 16 September 2026. Fasilitas kredit diberikan kepada perseroan bersama sejumlah entitas anak yang dikendalikan secara langsung dengan kepemilikan di atas 99%.
Dalam perubahan perjanjian tersebut, fasilitas Time Loan bertambah Rp 150 miliar, dari sebelumnya Rp450 miliar menjadi Rp600 miliar. Fasilitas ini memiliki jangka waktu hingga 13 Mei 2027 dan digunakan untuk membiayai kebutuhan modal kerja perseroan dan entitas anak, sekaligus mendukung transaksi berbasis valuta asing.
Baca Juga: BNI Sekuritas Perkuat Jaringan Cabang, Gabungkan Layanan Digital dan Tatap Muka
Selain Time Loan, Sinar Eka Selaras juga melakukan penambahan pada fasilitas Multi Credit Facility.
Sebelumnya, fasilitas tersebut mencakup plafon US$ 10 juta, SGD 3,5 juta, serta Rp 190 miliar. Setelah perubahan, plafon rupiah meningkat menjadi Rp 540 miliar atau bertambah Rp 350 miliar.
Fasilitas Multi Credit Facility tersebut juga kini mencakup mata uang yen Jepang (JPY) sebesar JPY 50 juta, sementara plafon dalam dolar AS dan dolar Singapura tetap masing-masing US$ 10 juta dan SGD 3,5 juta.
Dengan penambahan fasilitas tersebut, perseroan memperoleh ruang pendanaan yang lebih besar untuk mendukung kebutuhan operasional dan transaksi valuta asing dalam kegiatan usaha grup.
Sinar Eka Selaras merupakan perusahaan yang bergerak dalam perdagangan besar komputer dan perlengkapan komputer, alat olahraga, peralatan telekomunikasi, serta pakaian. ERAL juga menjalankan aktivitas perdagangan eceran melalui perusahaan anak.
Manajemen Sinar Eka Selaras menyatakan, penambahan fasilitas kredit dengan BCA tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha perseroan dan entitas anak.
“Penandatanganan Penambahan Fasilitas Kredit ini tidak membawa dampak material terhadap aspek operasional, hukum, atau kelangsungan usaha Perseroan dan Entitas Anak,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.
ERAL menyebut penyesuaian komitmen finansial dalam perjanjian tersebut dilakukan secara proporsional untuk menyelaraskan kapasitas pendanaan dengan perkembangan kinerja perseroan secara grup.
Dari sisi hubungan para pihak, perseroan menyatakan tidak terdapat hubungan afiliasi antara debitur dan BCA. Dengan demikian, transaksi penambahan fasilitas kredit tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi dan tidak mengandung benturan kepentingan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














