kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Laju kredit lambat, likuditas bank kecil aman


Minggu, 16 Juli 2017 / 16:59 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Beberapa bank yang termasuk dalam kategori Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) I dan II menilai saat ini kondisi likuditas masih cenderung longgar. Hal ini disebabkan masih belum bergairahnya pertumbuhan kredit perbankan serta menurunnya konsumsi masyarakat.

Bank Buku I adalah bank bermodal inti kurang dari Rp 1 triliun. Sedangkan Buku II bermodal dari Rp 1 trilin hingga kurang dari Rp 5 triliun.

PT Bank Dinar Indonesia Tbk misalnya yang mengatakan sampai dengan akhir semester I-2017 loan to funding rasio (LFR) perseroan masih berada di posisi 80,3%. "Likuiditas masih tetap, permintaan kredit juga melambat, LFR stabil 80,3%," kata Direktur Utama Bank Dinar, Hendra Lie saat dihubungi KONTAN, Jumat (14/7).

Lebih lanjut, imbuh Hendra hingga akhir tahun pihaknya menarget LFR berada di posisi 83% hingga 85%.

Senada, PT Bank Artos Indonesia Tbk mengatakan kondisi likuiditas perseroan saat ini masih dalam kondisi sehat. Direktur Utama Bank Artos Reinantha Yaputra mengatakan hal ini tercermin dari loan to deposit ratio (LDR) perseroan yang berada di posisi 80%.

"Jika dana dibutuhkan, bank cenderung memiliki nasabah penyimpan yang loyal dan siap jika diminta menambah simpanannya," kata Reinantha.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×