Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyaluran kredit perbankan ke sektor-sektor pyoyek berkelanjutan atau Enviromental, Social, and Governance (ESG) terus melaju. Beberapa bank mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit di sektor ini pada sepanjang tahun 2025.
PT Bank Central Asia (BBCA) salah satunya. Bank ini berkomitmen untuk terus untuk mengoptimalkan penyaluran kredit ke sektor berkelanjutan. Penyaluran kredit BCA ke sektor ini tumbuh signifikan sebesar double digit secara tahunan.
Hingga semester I-2025, penyaluran kredit BCA ke sektor-sektor berkelanjutan naik 21,1% year-on-year (YoY), menyentuh Rp 239,7 triliun. Nilai ini setara 24,9% dari total portofolio pembiayaan.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengungkapkna BCA menyadari pentingnya peran sektor keuangan dalam memperkuat ketahanan energi serta mempercepat transisi menuju ekonomi hijau, dengan mendanai kebutuhan investasi hijau dan dukungan kepada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Baca Juga: BCA Salurkan Kredit ke Sektor Berkelanjutan Rp 239,7 Triliun per Juni 2025
“BCA konsisten menyalurkan pembiayaan ke berbagai sektor secara pruden dan sesuai kaidah serta ketentuan hukum di Indonesia,” kata Hera.
Selain itu, PT Bank CIMB Niaga Tbk juga mencatatkan pertumbuhan pada penyaluran kredit sektor ini. Per Juni 2025, total kredit atau pembiayaan yang disalurkan CIMB Niaga ke sektor ESG sebesar Rp 57,6 triliun atau hampir 25% dari portofolio kredit CIMB Niaga. Jumlah tersebut tumbuh 2,1% secara YoY.
Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei menyebut bahwa bank melihat penyaluran kredit ke sektor berkelanjutan masih sangat prospektif.
“Hal ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran pelaku usaha terhadap praktik bisnis berkelanjutan. Faktor pendorongnya antara lain adanya regulasi pemerintah terkait keuangan berkelanjutan, meningkatnya permintaan atas produk ramah lingkungan, serta komitmen perusahaan dalam mengurangi emisi dan mendukung transisi energi,” jelas Fransiska.
Lebih lanjut dia bilang bahwa CIMB Niaga optimis penyaluran kredit ke sektor berkelanjutan akan terus meningkat hingga akhir tahun.
“Optimisme ini sejalan dengan aspirasi Bank untuk mencapai net zero pada tahun 2050, di mana CIMB Niaga terus memperkuat portofolio pembiayaan berkelanjutan, dan berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan,” bidiknya.
Baca Juga: Penyaluran Kredit Danamon Tumbuh 6% pada Semester-I, Ini Faktor Pendorongnya
Hal yang sama juga sama terjadi pada PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Bank menjelaskan bahwa proporsi penyaluran kredit perbankan ke sektor hijau dan sektor berkelanjutan di Bank Danamon tetap tumbuh secara positif sejalan dengan target yang telah ditetapkan.
Direktur Syariah & Sustainability Finance Bank Danamon Herry Hykmanto membidik target Bank Danamon untuk dapat memberikan porsi kredit perbankan ke sektor hijau dan sektor berkelanjutan sebesar 20% dari keseluruhan penyaluran kredit Danamon sebagai pembiayaan hijau dan berkelanjutan hingga akhir tahun 2025.
“Pencapaian target ini tentu saja akan bergantung pada banyak faktor, termasuk faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi dan tingkat suku bunga, serta faktor-faktor lainnya,” kata Herry.
Herry melihat adanya prospek yang positif untuk penyaluran kredit perbankan ke sektor hijau dan sektor berkelanjutan. Prospek ini ditunjang oleh insiatif atau prioritas Pemerintah Indonesia akan sektor yang berkelanjutan, salah satunya energi terbarukan (biodiesel) melalui Permen ESDM No. 4 tahun 2025.
“Pembiayaan energi terbarukan memiliki proporsi yang cukup signifikan terhadap total pembiayaan hijau Danamon. Selain itu juga, dengan memberikan pelatihan untuk meningkatkan kesadaran bagi perusahaan di berbagai sektor terkait implementasi ESG sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing membuka prospektif yang positif bagi perbankan untuk menyalurkan pembiayaan berkelanjutan,” lanjutnya lagi.
Baca Juga: Kredit Melambat, OJK: Kinerja Perbankan Tetap Stabil
Selanjutnya: Khawatir Gosipan Politik Anda di WA Disadap? Begini Cara Menangkalnya!
Menarik Dibaca: Ini KA Jarak Jauh yang Berhenti Luar Biasa di Stasiun Jatinegara hingga 2 September
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News