Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prudential Indonesia terus melanjutkan program Desa Maju Prudential (DMP) yang sudah dimulai sejak 2020 bersama Habitat for Humanity Indonesia untuk mendorong gaya hidup sehat melalui pelatihan rumah sehat, higiene, dan pengelolaan sampah.
Sepanjang 2025, program ini menjangkau 18.160 penerima manfaat di Desa Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Terbaru, Prudential Indonesia menngelar program DMP Desa Gunung Putri, Bogor, pada 11 April 2026, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia (World Health Day)
Maria Rosalinda, Chief Risk & Compliance Officer Prudential Indonesia menegaskan, Prudential terus memperkuat komitmen mendorong gaya hidup sehat, kesadaran perlindungan sejak dini, serta kesejahteraan karyawan melalui lingkungan kerja yang inklusif dan berkelanjutan.
Dia bilang, gaya hidup sehat menjadi kunci menjaga kesehatan jangka panjang, terutama di tengah inflasi medis di Indonesia yang diproyeksikan mencapai 17,8% pada 2026 dan berdampak pada kenaikan biaya perawatan serta obat-obatan.
Baca Juga: Prudential Beberkan Penyebab Inflasi Medis, dari Gaya Hidup hingga Overutilisasi
“Prudential Indonesia berkomitmen meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat dan layanan preventif, termasuk pemantauan kesehatan rutin, sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat pendekatan promotif dan preventif untuk menekan beban penyakit sejak dini,” kata Maria dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).
Inisiatif DMP di Desa Gunung Putri melibatkan lebih dari 100 PRUVolunteers bersama Habitat for Humanity Indonesia membangun fondasi rumah layak huni, mengelola sampah, membuat biopori, serta mengedukasi kesehatan. Program ini menargetkan 2.780 penerima manfaat langsung dan 21.733 tidak langsung pada 2026.
Pada awal tahun tahun fase keempat, warga juga mendapat layanan mini medical check-up (MCU) berupa pemeriksaan tekanan darah dan kolesterol, bekerja sama dengan Eka Hospital Group. Selain itu, digelar edukasi kesehatan oleh dr. Junaidi, Sp.B dari Eka Hospital Bekasi dan Permata Hijau kepada sekitar 30 peserta.
Baca Juga: Prudential Sebut Inflasi Medis Turut Pengaruhi Klaim Asuransi Kesehatan
Junaidi menyebut, kanker payudara masih menjadi kasus terbanyak pada perempuan Indonesia dengan 66.271 kasus baru pada 2024. Deteksi dini menjadi kunci, antara lain melalui SADARI, pola hidup sehat, serta pemeriksaan berkala (SADANIS). Gejala yang perlu diwaspadai meliputi benjolan, perubahan bentuk atau tekstur kulit, hingga keluarnya cairan dari puting.
Risma C. Simajuntak, Sales Director Eka Hospital Group, mengatakan pihaknya melalui kolaborasi dengan Prudential Indonesia dalam peringatan Hari Kesehatan Sedunia berupaya memperluas akses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terkait pentingnya pencegahan penyakit.
Ia menilai, peningkatan kesadaran terhadap pemeriksaan kesehatan berkala dan penerapan gaya hidup sehat secara konsisten menjadi langkah penting untuk menekan risiko penyakit di masa depan serta memberikan ketenangan dalam menjalani hidup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













