kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Literasi Keuangan Jadi Kunci Pertumbuhan Industri Keuangan Digital yang Sehat


Sabtu, 09 Mei 2026 / 11:23 WIB
Literasi Keuangan Jadi Kunci Pertumbuhan Industri Keuangan Digital yang Sehat
ILUSTRASI. RupiahCepat terus mendorong literasi dan edukasi keuangan. (Dok/RupiahCepat)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital, peningkatan literasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga pertumbuhan industri.

Tak hanya memperluas akses keuangan, pelaku industri juga mulai mendorong edukasi literasi dasar hingga literasi keuangan. Langkah ini sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital nasional.

Maka, RupiahCepat dan  Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) memperluas edukasi literasi keuangan pada tingkat perguruan tinggi  di Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapat pembekalan mengenai pengelolaan keuangan personal, budgeting, hingga pemanfaatan layanan keuangan digital secara bijak dan produktif.

Direktur PT Kredit Utama Fintech Indonesia, Anna Maria Chosani mengatakan, edukasi finansial bagi mahasiswa menjadi langkah penting. Mengingat generasi muda merupakan kelompok yang aktif menggunakan layanan keuangan digital.

“Mahasiswa merupakan kelompok yang aktif memanfaatkan layanan keuangan digital. Penting bagi kami memastikan mereka tidak hanya memiliki akses, juga pemahaman yang kuat agar dapat menggunakan layanan tersebut secara bijak, bertanggung jawab dan produktif,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Jumat (8/5).

Baca Juga: Asei: SRBI Bisa Jadi Alternatif Investasi Jangka Pendek yang Menarik

Tak cuma tingkat perguruan tinggi, RupiahCepat juga memberikan edukasi pengelolaan keuangan sederhana sejak dini untuk siswa melalui pendekatan interaktif seperti video edukasi, diskusi dan permainan.

Literasi dasar ini penting.  Berdasarkan Programme for International Student Assessment (PISA) 2022, kemampuan membaca pelajar Indonesia berada di peringkat ke-63 dari 81 negara.

Maka, sRupiahCepat menyediakan fasilitas pojok baca di SD Muhammadiyah Worawari, Kulon Progo, Yogyakarta. Menurut Anna, literasi membaca menjadi fondasi penting dalam membangun kemampuan berpikir dan memahami informasi.

“Membangun kebiasaan membaca sejak dini merupakan langkah penting dalam membentuk generasi yang lebih kritis dan mampu memahami berbagai informasi dengan baik,” katanya. 

Penguatan literasi dasar dan literasi keuangan menjadi bagian penting menciptakan masyarakat yang lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital. Sekaligus mendukung pertumbuhan industri financial technology (fintech) yang lebih sehat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×