kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Maipark Perketat Seleksi Risiko di Tengah Kompleksitas Bisnis Reasuransi


Senin, 29 Juni 2026 / 18:01 WIB
Maipark Perketat Seleksi Risiko di Tengah Kompleksitas Bisnis Reasuransi
ILUSTRASI. maipark Indonesia (maipark/NULL)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Reasuransi Maipark Indonesia (Maipark) memilih memperketat seleksi risiko di tengah meningkatnya kompleksitas bisnis reasuransi.

Direktur Utama Maipark, Kocu Andre Hutagalung mengatakan, tren premi perusahaan masih tumbuh positif meski lajunya mulai melambat sejalan dengan perlambatan bisnis asuransi harta benda di tingkat industri.

“Sebagaimana kecenderungan pertumbuhan kelas asuransi harta benda di tingkat industri, kinerja Maipark melambat namun tetap menunjukkan tren yang positif,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (26/6/2026).

Baca Juga: Implementasi PSAK 117, MAIPARK Catatkan Laba Melebihi Rp 100 Miliar pada 2025

Menurut Kocu, perusahaan tidak mengurangi bisnis meski risiko yang dihadapi semakin tinggi. Maipark justru memperketat proses seleksi risiko agar kualitas portofolio tetap terjaga.

“Kami tidak mengurangi bisnis, melainkan menjadi lebih selektif dan berhati-hati. Fokus kami saat ini adalah mengelola risiko dengan perhitungan yang tepat dan disiplin, bukan sekadar menghindarinya,” katanya.

Terkait rasio klaim reasuransi industri asuransi umum yang mencapai sekitar 42,7%, Kocu menilai level tersebut masih berada dalam batas aman bagi perusahaan reasuransi. Meski demikian, menurutnya rasio klaim yang lebih rendah akan memberikan ruang yang lebih besar bagi perusahaan untuk menutup biaya operasional sekaligus memperkuat cadangan teknis.

Baca Juga: Klaim Reasuransi MAIPARK Turun 27,75% pada Kuartal I-2026

Ia menambahkan, besarnya kontribusi rasio klaim terhadap profitabilitas perusahaan juga bergantung pada biaya retrosesi yang ditanggung masing-masing reasuradur. Namun secara umum, klaim yang terkendali akan memperbesar peluang perusahaan membukukan keuntungan underwriting dan memperkuat permodalan.

Adapun hingga akhir 2026, Maipark tetap optimistis prospek industri reasuransi masih positif. Menurut Kocu, penyesuaian yang terjadi di pasar saat ini justru menjadi fondasi bagi industri untuk tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan.

“Kami memproyeksikan laba perusahaan akan tumbuh konsisten, didukung oleh stabilitas pasar, efisiensi, serta kehati-hatian dalam menerima risiko,” tuturnya.

Baca Juga: Premi Maipark Tumbuh pada Awal 2026, Ditopang Asuransi Risiko Bencana

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×