kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Mandiri Inhealth berharap pada obligasi


Minggu, 12 November 2017 / 21:29 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren penurunan suku bunga deposito diperkirakan bakal terus berlanjut dalam beberapa waktu ke depan. PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) pun tak mau terlalu ngoyo untuk meraup hasil investasi.

Sebagai perusahaan yang banyak bermain di pasar asuransi kesehatan, Direktur Utama Mandiri Inhealth Iwan Pasila menyebut penempatan dana di deposito masih punya porsi terbesar.

Dengan tren penurunan suku bunga ini pun, ia mengaku tak banyak strategi pengalihan yang bisa dilakukan.

"Kami tentunya harus tetap melakukan investasi sesuai dengan karakteristik liabilitas yang mayoritas jangka pendek," katanya belum lama ini.

Namun buka berarti perseroan benar-benar tak punya harapan untuk mencatatkan kenaikan hasil investasi. Menurutnya, pihaknya berharap bisa mendapatkan imbal yang lebih tinggi dari instrumen obligasi.

Permintaan surat utang di sisa tahun ini dinilai masih akan tetap mengalami kenaikan. Dus, penawaran yield dari instrumen ini pun diharapkan bisa lebih mengkilap lagi.

Sampai kuartal ketiga tahun ini, Mandiri Inhealth membukukan hasil investasi sebesar Rp 119 miliar. Angka ini hanya mengalami kenaikan sebesar 4,8% dibanding periode yang sama tahun lalu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×