kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Mandiri Inhealth sudah bayar klaim Rp 570 miliar


Selasa, 25 Juli 2017 / 15:15 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia atau biasa disebut Mandiri Inhealth menyebut skema dari produk asuransi kesehatan managed care punya sejumlah kelebihan. Termasuk dalam persoalan klaim yang harus dibayar.

Menurut Iwan Pasila, Direktur Utama Mandiri Inhealth bilang dengan skema managed care maka perusahaannya bisa lebih mengendalikan berbagai komponen klaim yang sebenarnya tidak perlu. Semisal jenis obat yang diberikan kepada nasabah.

Ia menyebut selama ini masih terjadi over utilisasi dari layanan kesehatan, terutama di jenis produk indemnity. "Selain pasien sesungguhnya tak terlalu butuh, biaya kesehatan pun akhirnya akan naik," kata Iwan, Selasa (25/7).

Alhasil Iwan mengklaim sejauh ini perusahaannya bisa lebih mengendalikan berbagai biaya yang tak perlu, termasuk untuk pembayaran klaim.

Hingga paruh pertama tahun ini sendiri, Mandiri Inhealth membayar klaim sebesar Rp 570 miliar. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 25% dibanding periode yang sama di tahun 2016 lalu.

Di saat yang sama, perseroan mencatatkan pertumbuhan premi setinggi 34% secara year on year menjadi Rp 1,2 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×