kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Mandiri Inhealth sudah bayar klaim Rp 570 miliar


Selasa, 25 Juli 2017 / 15:15 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia atau biasa disebut Mandiri Inhealth menyebut skema dari produk asuransi kesehatan managed care punya sejumlah kelebihan. Termasuk dalam persoalan klaim yang harus dibayar.

Menurut Iwan Pasila, Direktur Utama Mandiri Inhealth bilang dengan skema managed care maka perusahaannya bisa lebih mengendalikan berbagai komponen klaim yang sebenarnya tidak perlu. Semisal jenis obat yang diberikan kepada nasabah.

Ia menyebut selama ini masih terjadi over utilisasi dari layanan kesehatan, terutama di jenis produk indemnity. "Selain pasien sesungguhnya tak terlalu butuh, biaya kesehatan pun akhirnya akan naik," kata Iwan, Selasa (25/7).

Alhasil Iwan mengklaim sejauh ini perusahaannya bisa lebih mengendalikan berbagai biaya yang tak perlu, termasuk untuk pembayaran klaim.

Hingga paruh pertama tahun ini sendiri, Mandiri Inhealth membayar klaim sebesar Rp 570 miliar. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 25% dibanding periode yang sama di tahun 2016 lalu.

Di saat yang sama, perseroan mencatatkan pertumbuhan premi setinggi 34% secara year on year menjadi Rp 1,2 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×