kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Mandiri siap dorong industri hilir kelapa sawit


Jumat, 03 Desember 2010 / 10:42 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: J. Ani Kristanti

JAKARTA. Kenaikan permintaan produk turunan kelapa sawit mendorong Bank Mandiri untuk ikut meningkatkan penyaluran kredit di sektor perdagangan dan refinery (off farm) produk kelapa sawit. "Prospeknya bagus dan itu produk itu banyak dibutuhkan masyarakat, kami siap mendorong industri hilir dengan menargetkan pertumbuhan kredit minimal 20%," ujar Rafjon Yahya, Executive Vice President Agro Based Bank Mandiri saat konferensi press pembukaan 6'th Indonesian Palm Oil Conference yang berlangsung di Nusa Dua, Bali (2/12).

Maklum, saat ini, pengucuran kredit Bank Mandiri di industri hilir kelapa sawit ini masih terbilang kecil, bila dibandingkan kredit yang tersalur untuk perkebunan kelapa sawit (on farm). "Penyaluran kredit, khususnya refinary masih sedikit," ujar Rafjon.

Hingga Oktober 2010 ini, penyaluran kredit di sektor perdagangan dan refinery kelapa sawit mencapai Rp 6,6 triliun. Lebih rinci, kredit perdagangan sebesar Rp 4,6 triliun dan kredit refinery mencapai Rp 2 triliun.

Sementara, kredit di sektor perkebunan dan pabrik kelapa sawit mencapai Rp 23,5 triliun. Di sektor ini, kredit yang tersalur terbagi menjadi dua, untuk perkebunan besar kredit mencapai Rp 21,2 triliun dan kredit petani plasma Rp 2,3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×