kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.819   62,00   0,35%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Mandiri siap kucurkan kredit ke Mayora Indah


Selasa, 01 Februari 2011 / 20:13 WIB


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Bank Mandiri siap mengucurkan kredit modal kerja untuk Mayora Indah. Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok mengatakan, kredit ini akan dikucurkan untuk membantu Mayora Indah dalam penyediaan modal kerja menjelang Hari Raya Idul Fitri 2011 ini.

"Saat ini mereka sedang susun kebutuhan mereka berapa, jadi kami masih menunggu proposal dari mereka. Dalam bulan ini kami akan duduk bersama lagi," kata Fransisca.

Komisioner Mayora Indah, Hermawan Lesmana mengatakan, sebelumnya perseroan telah menerima kucuran kredit dari Bank Mandiri sebesar Rp 500 miliar. Dari dana tersebut, belum sepenuhnya ditarik oleh Mayora.

"Memang ada sebagian jangka pendek sudah dilunasi, tapi jangka panjangnya ada yang belum ditarik yaitu sekitar Rp 450 miliar-an dan itu bisa selalu bertambah dan berkurang sesuai kebutuhan, tuturnya.

Selain untuk kredit modal kerja, Mayora juga mendapat pinjaman untuk investasi dari Bank Mandiri. Kredit itu dikucurkan untuk pembangunan dua pabrik yang akan dibangun pada Maret 2011 ini.

Lanjutnya, untuk kebutuhan pembangunan pabrik tersebut, pihaknya membutuhkan dana sekitar Rp 700 miliar. Total dana tersebut dipenuhi dari kas perusahaan dan pinjaman dari bank. Sekitar 50% pinjaman, dan 50% dari kas sendiri.

"Pinjamannya sudah dapat, terutama dari Mandiri. Tapi tentu saja yang lain juga ada, tetapi hanya sebagai penunjang," kata Hermawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×