kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.968   55,00   0,31%
  • IDX 5.728   84,33   1,49%
  • KOMPAS100 741   12,95   1,78%
  • LQ45 560   7,09   1,28%
  • ISSI 199   2,70   1,37%
  • IDX30 318   3,35   1,06%
  • IDXHIDIV20 390   1,13   0,29%
  • IDX80 84   1,26   1,53%
  • IDXV30 107   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 102   0,62   0,61%

Mandiri Tunas jaga kredit macet maksimal 1%


Jumat, 10 November 2017 / 12:45 WIB


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren angka non performing finance (NPF) PT Mandiri Tunas Finance (MTF) kian melandai. Perusahaan ini optimistis bisa menekan angka kredit macet di kisaran 1% hingga tutup tahun ini.

Direktur MTF Harjanto Tjitohardjojo menjelaskan, penurunan terlihat jika dibandingkan bulan lalu yakni mencapai 1,1% sedangkan di Oktober 2017 telah menyusut menjadi 0,9%.

Keberhasilan anak usaha Bank Mandiri ini juga bukan tanpa alasan. Pihaknya akan terus menjaga ketat angka kredit macet agar tidak melambung tinggi.

Adapun strateginya yakni meningkatkan dan menjaga portofolio kredit rendah risiko seperti kredit kendaraan bermotor (KKB), kredit fleet dan car ownership programme (COP). Lalu terus melakukan sertifikasi tim kredit dan juga memperbesar volume pembiayaan dan marketshare.

"Kami maksimalkan kredit macet di angka 1% sampai akhir tahun ini," kata Harjanto kepada Kontan.co.id, Kamis (9/11).

Angka kredit macet MTF pun sejalan dengan industri pembiayaan yang semakin menyusut. Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sampai September 2017 NPF multifinance nangkring di posisi 3,18%. Angka ini terus menurun dari posisi Desember tahun lalu yang mencapai 3,26%.

Pun demikian jika dilihat secara tahunan atau year on year (yoy) angka NPF multifinance melambung lebih tinggi di angka 3,38%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×