kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.765   12,00   0,07%
  • IDX 6.600   74,46   1,14%
  • KOMPAS100 864   11,98   1,41%
  • LQ45 654   10,59   1,64%
  • ISSI 230   0,99   0,43%
  • IDX30 366   6,01   1,67%
  • IDXHIDIV20 452   8,85   2,00%
  • IDX80 98   1,48   1,52%
  • IDXV30 125   1,21   0,98%
  • IDXQ30 117   2,14   1,86%

Manulife Indonesia: Prospek Unitlink Tetap Positif hingga Akhir Tahun Ini


Selasa, 01 September 2026 / 16:24 WIB
Manulife Indonesia: Prospek Unitlink Tetap Positif hingga Akhir Tahun Ini
ILUSTRASI. Ilustrasi unitlink. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) memperkirakan, prospek produk unitlink tetap positif hingga akhir tahun ini.

Direktur and Chief Financial Officer Manulife Indonesia Meylindawati menerangkan prospek tersebut didukung kebutuhan nasabah terhadap solusi yang menggabungkan manfaat perlindungan dan investasi. 

"Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang, kami percaya permintaan terhadap produk yang dapat disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan keuangan nasabah akan tetap terjaga," katanya kepada Kontan, Selasa (1/9/2026).

Baca Juga: Asuransi Jasindo Catat Premi Marine Hull Rp 122,49 Miliar hingga Juni 2026

Bagi Manulife Indonesia, unitlink tetap menjadi salah satu kontributor utama dalam portofolio premi perusahaan.

Meylindawati mengatakan, ada sejumlah faktor yang bisa memengaruhi kinerja unitlink hingga akhir tahun ini. Yakni, kondisi pasar keuangan, pergerakan suku bunga, dinamika pasar modal, serta perkembangan ekonomi domestik dan global.

Dalam menghadapi berbagai kondisi pasar tersebut, Manulife Indonesia bersama Manulife Asset Manajemen Indonesia (MAMI) terus menerapkan pengelolaan investasi yang prudent dan disiplin sesuai dengan mandat masing-masing subdana. 

"Kami juga berkomitmen membantu nasabah memahami karakteristik, serta risiko investasi agar dapat memilih solusi yang sesuai dengan kebutuhan, tujuan keuangan, dan profil risikonya," ungkapnya.

Meylindawati menerangkan fokus Manulife Indonesia adalah mendukung perencanaan keuangan jangka panjang nasabah melalui solusi perlindungan dan investasi yang relevan.

Terkait kinerja, berdasarkan laporan keuangan berbasis Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 104 di situs resmi perusahaan, Manulife Indonesia mencatatkan premi sebesar Rp 5,83 triliun pada Semester I-2026. Adapun klaim dan manfaat yang dibayarkan mencapai Rp 1,96 triliun. 

Baca Juga: BRI Siapkan Strategi Jaga Likuiditas hingga Akhir 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×