kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.914   3,00   0,02%
  • IDX 6.425   90,72   1,43%
  • KOMPAS100 847   11,90   1,42%
  • LQ45 638   5,81   0,92%
  • ISSI 222   3,82   1,75%
  • IDX30 359   2,24   0,63%
  • IDXHIDIV20 442   0,55   0,12%
  • IDX80 96   1,28   1,34%
  • IDXV30 120   1,11   0,93%
  • IDXQ30 115   0,35   0,31%

Maraknya investasi berkedok koperasi, Menteri Teten: Kami akan benahi


Minggu, 23 Februari 2020 / 21:22 WIB
ILUSTRASI. Menkop dan UKM berharap program PLUT-KUMKM, UKM bisa naik kelas. DOK Kemenkop dan UKM


Reporter: Annisa Fadila | Editor: Yudho Winarto

Sebelumnya, Kemkop UKM mengaku bakal mendalami lebih lanjut laporan tiga anggota Koperasi Hanson Mitra Mandiri (HMM). Dana anggota koperasi tersebut tidak bisa cair di produk simpanan yang ada di koperasi tersebut.

Menurut Suparno, Deputi Bidang Pembiayaan Kemkop UKM, pihaknya bakal melakukan pendalaman lebih lanjut terkait kasus tersebut.

Baca Juga: Kemenkop UKM minta asosiasi turun tangan atasi gagal bayar koperasi

Dari data yang diperoleh, dari Maret 2018 sampai Oktober 2019, koperasi yang merupakan salah satu lini usaha Hanson International itu sudah menjaring sebanyak 700 anggota.

Nah, pihaknya bakal mendalami lebih lanjut, apakah para anggota tersebut merupakan anggota terdaftar atau sebaliknya.

Adapun tiga anggota koperasi yang mengadu tersebut menyatakan simpanan berjangka yang mereka miliki ditunda penarikannya oleh Koperasi Hanson Mitra Mandiri. Adapun total dana yang dimiliki ketiga anggota tersebut sekitar Rp 3 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×