kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.765   12,00   0,07%
  • IDX 6.600   74,46   1,14%
  • KOMPAS100 864   11,98   1,41%
  • LQ45 654   10,59   1,64%
  • ISSI 230   0,99   0,43%
  • IDX30 366   6,01   1,67%
  • IDXHIDIV20 452   8,85   2,00%
  • IDX80 98   1,48   1,52%
  • IDXV30 125   1,21   0,98%
  • IDXQ30 117   2,14   1,86%

Maybank Indonesia Genjot Dana Murah, Deposito Turun 7,04% pada Juli 2026


Selasa, 01 September 2026 / 18:20 WIB
Maybank Indonesia Genjot Dana Murah, Deposito Turun 7,04% pada Juli 2026
ILUSTRASI. Bank Maybank Indonesia (Dok/Maybank Indonesia)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) Maybank Indonesia makin banyak ditopang oleh dana murah. 

Hingga Juli 2026, DPK Maybank Indonesia tumbuh 8,26% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 129,73 triliun. Rinciannya, giro tumbuh 24,42% yoy menjadi Rp 56,75 triliun, tabungan tumbuh 7,31% menjadi Rp 24,77 triliun, sementara deposito justru turun 7,04% yoy menjadi Rp 48,2 triliun

Direktur Community Financial Maybank Indonesia Bianto Surodjo menjelaskan, secara keseluruhan pertumbuhan DPK Maybank, baik dari bisnis konvensional maupun syariah, masih berada di atas 11% jika dibandingkan dengan posisi Desember 2025 hingga Juli 2026.

Baca Juga: Dorong Pertumbuhan, Bank Jakarta Perkuat Strategi Pemasaran Inovatif

Lebih lanjut ia bilang penguatan pendanaan menjadi bagian dari strategi pihaknya untuk memperkuat bisnis di tengah kondisi likuiditas yang cukup ketat. Bank bakal terus mendorong penghimpunan dana dari nasabah, baik melalui produk konvensional maupun syariah.

"Dalam kondisi likuiditas yang cukup ketat, maka Maybank menganggap perlu untuk meningkatkan pendanaan dari nasabah, baik yang berbentuk konvensional maupun syariah," jelasnya kepada Kontan, Selasa (1/9/2026).

Penguatan pendanaan tersebut juga dilakukan untuk menyambut konsolidasi konglomerasi Maybank pada kuartal III-2026. Bianto bilang konsolidasi tersebut dapat membuka peluang bisnis yang lebih besar melalui penguatan cross-selling dan cross-solution antara Maybank dan anak-anak perusahaan.

Baca Juga: Pembiayaan Pedagang Pasar Bank Jakarta Tembus Rp326 Miliar hingga Juni 2026

Dengan meningkatnya peluang bisnis tersebut, kebutuhan pendanaan juga berpotensi ikut meningkat, termasuk untuk mendukung pembiayaan bisnis nasabah.

"Hal tersebut kami harapkan akan membuka peluang bisnis yang lebih besar dari cross-selling dan cross-solution Maybank dan anak-anak perusahaan sehingga dapat mendatangkan nasabah dan bisnis yang lebih besar, termasuk di dalamnya bisnis-bisnis yang membutuhkan pendanaan," kata Bianto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×