kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45867,20   12,42   1.45%
  • EMAS1.371.000 1,18%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Menilik Hasil Investasi Sejumlah Perusahaan Asuransi Jiwa


Selasa, 28 Mei 2024 / 21:29 WIB
Menilik Hasil Investasi Sejumlah Perusahaan Asuransi Jiwa
ILUSTRASI. Sejumlah perusahaan asuransi jiwa telah melaporkan kinerja hasil investasi per April 2024./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/24/09/2021.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah perusahaan asuransi jiwa telah melaporkan kinerja hasil investasi per April 2024 dengan hasil yang beragam.

Misalnya saja, PT Asuransi BRI Life mencatatkan pertumbuhan hasil investasi pada April 2024 sebesar 7,04% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Melalui laporan keuangannya, BRI Life mencatat hasil investasi sebesar Rp 18,44 triliun pada April 2024, yang mengalami peningkatan 7,04%.

Direktur Utama BRI Life, Aris Hartanto, menyatakan angka ini meningkat dibandingkan hasil investasi pada April 2023 yaitu Rp 17,23 triliun.

"Kami menjalankan investasi dengan tetap menerapkan prinsip prudent, yang bertujuan untuk memenuhi kewajiban perusahaan kepada nasabah," ujar Aris dalam konferensi pers, Selasa (28/5).

Baca Juga: BRI Life Catat Pembayaran Klaim dan Manfaat Rp 1,2 Triliun pada Kuartal I-2024

Selain itu, dalam laporan keuangannya, tercatat penempatan investasi BRI Life masih didominasi oleh surat berharga negara senilai Rp 12,53 triliun, diikuti oleh investasi saham sebesar Rp 2,04 triliun, dan investasi obligasi korporasi sebesar Rp 1,811 triliun.

Sementara, PT BNI Life Insurance (BNI Life) melaporkan hasil investasi perusahaan per April 2024 sekitar Rp 282 miliar, yang mengalami penurunan secara tahunan atau year on year (YoY).

Plt Direktur Utama BNI Life, Eben Eser Nainggolan, menjelaskan penyebab penurunan ini, yaitu perbedaan tren yield obligasi.

"Yang di mana pada tahun sebelumnya sampai dengan per April, yield obligasi cenderung turun sedangkan di 2024 yield obligasi cenderung naik," kata Eben kepada Kontan.co.id, Selasa (28/5).

Adapun target kinerja investasi BNI Life di kuartal II-2024 sebesar Rp 76,3 miliar. Eben optimistis bisa mencapai hasil investasi yang ditargetkan.

Penempatan investasi BNI Life paling besar di instrumen pendapatan tetap sekitar 72%, dengan sisanya di saham dan deposito, serta reksadana.

Baca Juga: BNI Life Catat Premi Asuransi Kesehatan Rp 316,5 Miliar Per April 2024

Selanjutnya, PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) mencatat peningkatan hasil investasi perusahaan pada April 2024 sebesar 14% secara year to date (YTD) dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Kami yakin tahun ini hasil investasi akan terus tumbuh," ujar Head of Corporate Secretariat IFG Life Gatot Harydisaat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (28/5).

IFG Life menempatkan investasi di beberapa instrumen, dengan penempatan dominan pada SBN. Perusahaan tetap mengedepankan penempatan "low to medium risk investment" dan menerapkan konsep Liability Driven Investment.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hasil investasi industri asuransi jiwa hingga akhir 2023 tercatat sebesar Rp 31,27 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp 20,45 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×