kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.908   26,00   0,15%
  • IDX 6.292   -81,69   -1,28%
  • KOMPAS100 822   -13,68   -1,64%
  • LQ45 625   -8,57   -1,35%
  • ISSI 217   -2,75   -1,25%
  • IDX30 350   -4,59   -1,30%
  • IDXHIDIV20 426   -3,67   -0,86%
  • IDX80 94   -1,51   -1,58%
  • IDXV30 117   -1,01   -0,86%
  • IDXQ30 111   -1,16   -1,04%

Menkop, Danantara, dan Menkeu Bahas Kelanjutan Program Koperasi Desa Merah Putih


Kamis, 23 Oktober 2025 / 11:34 WIB
Menkop, Danantara, dan Menkeu Bahas Kelanjutan Program Koperasi Desa Merah Putih
ILUSTRASI. Menteri Koperasi bersama COO Danantara dan Menteri Keuangan menggelar rapat mengenai kelanjutan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koperasi Ferry Juliantono bersama dengan Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menggelar rapat di Kantor Kementerian Keuangan mengenai kelanjutan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) pada hari ini, Kamis (23/10/2025).

"Kami di sini rapat sebentar dengan Pak Menteri Keuangan, dengan Pak Dony Oskaria dari Danantara untuk mempercepat proses pembayaran bagi pelaksanaan pembangunan fisik gudang-gudang dan gerai-gerai itu," ujar Ferry di Kantor Kementerian Keuangan, Kamis (23/10/2025).

Ferry menyebut bahwa Instruksi Presiden tentang percepatan pembangunan fisik, gudang, gerai, dan sarana pendukung bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa dirilis hari ini.

Baca Juga: Himbara Belum Salurkan Pembiayaan ke Koperasi Merah Putih, Begini Kata BNI dan BSI

"Dan hari ini juga insya Allah, menurut keterangan dari Pak Mensesneg, akan segera dikeluarkan Instruksi Presiden tentang percepatan pembangunan fisik, gudang, gerai, dan sarana pendukung bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," terangnya.

Ferry menegaskan bahwa program KDMP ini dibidik selesai pada Maret 2026. Saat ini, pihaknya bersama dengan TNI sedang proses menginventarisasi tanah-tanah di desa untuk realisasi program ini.

"Kementerian Koperasi bersama dengan pihak Tentara Nasional Indonesia ada command center yang harus menginventarisasi tanah-tanah di desa/kelurahan itu setiap harinya kita targetkan bisa sampai ke 1.500 sampai 2.000," lanjutnya.

Terakhir Ferry mengklaim, bahwa hingga saat ini pembiayaan dari Himbara ke program KDMP ini belum menemui hambatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×