kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Meski Pasar Tertekan, CNAF Nilai Segmen Mobil Baru Berpeluang Tumbuh


Kamis, 08 Januari 2026 / 20:56 WIB
Meski Pasar Tertekan, CNAF Nilai Segmen Mobil Baru Berpeluang Tumbuh
ILUSTRASI. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) masih melihat peluang pertumbuhan pembiayaan mobil baru pada tahun 2026 (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) masih melihat peluang pertumbuhan pembiayaan mobil baru pada 2026, meskipun tekanan pada pasar otomotif nasional diperkirakan masih berlanjut.

Presiden Direktur CNAF, Ristiawan Suherman, mengatakan, memasuki 2026 perusahaan terus mencermati dinamika pasar otomotif, di tengah belum adanya target penjualan kendaraan dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Meski demikian, pihaknya menilai segmen mobil baru masih memiliki peluang untuk tumbuh.

Baca Juga: CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) Bidik Pembiayaan Baru Rp 9,6 Triliun pada 2026

"Sampai saat ini, data resmi dari Gaikindo belum diterbitkan terkait dengan target tahun 2026. Namun, untuk CNAF sendiri, jika dilihat dari pencapaian tahun kemarin, segmen mobil baru cukup positif," kata Ristiawan kepada Kontan, Kamis (8/1/2026).

Di tengah prospek yang dinilai masih menantang, CNAF menyiapkan langkah antisipasi melalui diversifikasi portofolio pembiayaan, antara lain dengan memperluas fokus pembiayaan ke segmen non-otomotif, seperti pembiayaan emas, pembiayaan porsi haji, serta pembiayaan di sektor komersial.

Baca Juga: CIMB Niaga Auto Finance Harap Pembiayaan Modal Kerja Berkontribusi 8,8% di Tahun 2026

"Kami melakukan diversifikasi produk dengan fokus kepada pembiayaan emas, pembiayaan porsi haji, dan pembiayaan di sektor komersial," jelasnya.

Langkah diversifikasi tersebut dilakukan untuk menjaga pertumbuhan pembiayaan baru di tengah daya beli masyarakat yang masih melemah, sekaligus menopang kinerja perusahaan pada 2026. Secara total, CNAF menargetkan penyaluran pembiayaan baru bisa mencapai Rp 9,6 triliun sepanjang 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×