kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.997.000   -24.000   -0,79%
  • USD/IDR 16.974   58,00   0,34%
  • IDX 7.137   -224,90   -3,05%
  • KOMPAS100 989   -32,34   -3,17%
  • LQ45 728   -22,86   -3,04%
  • ISSI 249   -9,93   -3,83%
  • IDX30 392   -8,64   -2,16%
  • IDXHIDIV20 487   -9,80   -1,97%
  • IDX80 111   -3,58   -3,12%
  • IDXV30 132   -2,45   -1,82%
  • IDXQ30 127   -2,57   -1,99%

Naik 9%, Total Investasi Asuransi Jiwa Mencapai Rp 540,57 Triliun pada 2025


Minggu, 15 Maret 2026 / 09:35 WIB
Naik 9%, Total Investasi Asuransi Jiwa Mencapai Rp 540,57 Triliun pada 2025
ILUSTRASI. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total investasi industri asuransi jiwa meningkat pada 2025. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total investasi industri asuransi jiwa meningkat pada 2025.

Ketua Bidang Marketing dan Komunikasi AAJI Harsya Wardhana Prasetyo menerangkan, total investasi industri mencapai Rp 540,57 triliun pada 2025.

"Nilainya meningkat 9%, jika dibandingkan pencapaian pada tahun sebelumnya," ucapnya dalam konferensi pers AAJI di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).

Harsya menyampaikan industri asuransi jiwa mengelola 88,5% asetnya ke dalam bentuk aset investasi. Dia bilang hal itu menunjukkan peran penting iklim investasi Indonesia dalam menopang keberlanjutan dan pertumbuhan industri asuransi jiwa.

Baca Juga: Jelang Berlakunya POJK Asuransi Kesehatan, Asuransi Jiwa Terus Persiapkan Diri

Lebih lanjut, AAJI menyebut industri asuransi jiwa juga melakukan diversifikasi investasi yang tercermin dari penyebaran portofolio pada berbagai instrumen. Adapun instrumen Surat Berharga Negara (SBN) mendominasi penempatan investasi industri asuransi jiwa pada 2025. 

Harsya menerangkan penempatan investasi industri di instrumen SBN pada 2025 mencapai Rp 248,25 triliun. Nilainya meningkat 20,9%, jika dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya. AAJI mencatat SBN berkontribusi sebesar 42% terhadap total investasi industri.

Penempatan investasi asuransi jiwa terbesar kedua berada di instrumen saham dengan nilai Rp 128,72 triliun pada 2025. Nilai itu tercatat menurun 4,3%, jika dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Kontribusinya sebesar 23,81% terhadap total investasi industri.

Selanjutnya, penempatan investasi asuransi jiwa terbesar ketiga di instrumen reksadana dengan nilai Rp 74,07 triliun pada 2025. Nilainya meningkat 7,5%, jika dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya. Kontribusinya sebesar 13,7% terhadap total investasi. 

Baca Juga: BTN Akan Gelar RUPST 2026 Bulan Depan, Ini Kisi-Kisi Rasio Pembagian Dividennya

Penempatan investasi asuransi jiwa terbesar keempat di instrumen sukuk korporasi dengan nilai Rp 53,45 triliun. Nilai itu meningkat 12,4%, jika dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya. Adapun kontribusinya sebesar 9,89% terhadap total investasi.

Posisi kelima ditempati instrumen deposito dengan nilai Rp 31,95 triliun pada 2025. Nilainya menurun 2,9%, jika dibandingkan capaian 2024. Adapun kontribusinya sebesar 5,91% terhadap total investasi.

Sisanya, asuransi jiwa menempatkan investasi di instrumen penyertaan langsung, bangunan dan tanah, serta instrumen lainnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×