kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.823   -77,00   -0,46%
  • IDX 7.997   61,42   0,77%
  • KOMPAS100 1.128   10,69   0,96%
  • LQ45 818   2,81   0,34%
  • ISSI 283   4,91   1,77%
  • IDX30 425   -1,04   -0,24%
  • IDXHIDIV20 511   -3,53   -0,69%
  • IDX80 126   0,93   0,74%
  • IDXV30 139   -0,14   -0,10%
  • IDXQ30 138   -0,76   -0,55%

NPF Adira Finance Stabil di Level 2,2% per Agustus 2025


Rabu, 15 Oktober 2025 / 10:46 WIB
NPF Adira Finance Stabil di Level 2,2% per Agustus 2025
ILUSTRASI. rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) Adira Finance berada di level stabil per Agustus 2025.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mencatat rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) berada di level stabil hingga Agustus 2025.

Direktur Keuangan Adira Finance, Sylvanus Gani mengatakan, rasio NPF perusahaan tercatat di level 2,2%, angka tersebut masih berada di bawah rata-rata industri multifinance.

“Rasio NPF perusahaan tercatat stabil, masih dalam batas internal yang ditetapkan dan di bawah rata-rata industri,” ujarnya kepada Kontan, Senin (13/10/2025).

Baca Juga: Adira Finance Terbitkan Obligasi Rp1,65 T dan Sukuk Rp700 Miliar pada Oktober 2025

Gani tak menampik bahwa pelemahan daya beli masyarakat dan sentimen negatif terhadap perekonomian berpotensi menekan kemampuan bayar para konsumen. 

“Kondisi tersebut memang dapat berdampak pada peningkatan risiko pembiayaan bermasalah, karena berpengaruh terhadap kemampuan bayar,” jelasnya.

Untuk menjaga rasio kredit bermasalah tetap terkendali, Adira Finance menerapkan sejumlah langkah strategis. 

Di antaranya, dengan memperkuat prinsip penyaluran pembiayaan yang tersegmentasi sesuai dengan risk appetite internal, sekaligus memastikan proses penagihan atau collection berjalan efektif di seluruh jaringan cabang.

“Perusahaan dan juga memastikan kegiatan collection dilakukan secara efektif untuk mengurangi potensi kredit macet," lanjutnya.

Baca Juga: Adira Finance Salurkan Pembiayaan Baru Syariah Rp 6 Triliun hingga September 2025

Sebagai informasi, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kualitas pembiayaan industri multifinance secara umum menunjukkan perbaikan. Per Agustus 2025, rasio NPF gross industri tercatat sebesar 2,51%, turun tipis dari 2,52% pada bulan sebelumnya.

Selanjutnya: 10 Orang Terkaya Indonesia Pekan Kedua Oktober 2025: Prajogo Pangestu Makin Kaya

Menarik Dibaca: Pasar Hindari Risiko, Harga Emas Mencapai Puncak Tertinggi Baru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×