kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

NPL kredit komersial Bank BJB masih tinggi


Kamis, 13 Maret 2014 / 13:56 WIB
ILUSTRASI. Yuk Intip Tren warna cat rumah terbaru 2023: Hijau Menghadirkan Suasana Alam di Rumah


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) belum bisa menekan rasio kredit macet untuk sektor komersial. Di akhir tahun lalu, Bank BJB mencatat non performing loan (NPL) untuk kredit komersial mencapai 7,4%. 

Angka tersebut lebih tinggi sedikit ketimbang rasio kredit macet di ujung tahun 2012 yang tercatat di level 7,3%. 

Berdasarkan laporan keuangan akhir tahun 2013, kredit komersial BJB yang telah disalurkan mencapai Rp 6,98 triliun. Jumlah ini berarti tumbuh 10,3% dibanding akhir Rp 2012 yang mencapai Rp 6,33 triliun.

Adapun rata-rata pinjaman kredit komersial juga meningkat 34,1% dari semula Rp 585 juta juta per debitur di 2012 menjadi Rp 785 juta per debitur di 2013.

KONTAN telah berusaha melakukan konfirmasi terhadap Bien Subiantoro, Direktur Utama BJB, tentang apa yang menjadi penyebabnya. Sayangnya, telepon maupun pesan pendek KONTAn hari ini, Kamis (13/3), tidak mendapat respon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×