kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

NPL kredit mikro Bank BJB mencapai 16%


Rabu, 30 April 2014 / 13:55 WIB
NPL kredit mikro Bank BJB mencapai 16%
ILUSTRASI. Logo PT Bukit Asam Tbk (PTBA) pada gedung kantor pusat di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) menargetkan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) hingga akhir tahun 2014 sebesar 2,5%.

Adapun NPL gross bank dengan kode emiten BJBR per akhir Maret lalu mencatat NPL gross 3,8%, naik 171 basis poin dibanding akhir Maret tahun lalu.

Direktur Utama BJB Bien Subiantoro mengungkapkan, kenaikan NPL gross tersebut terutama berasal dari sektor mikro, dengan rasio kredit bermasalah sebesar 16,4%. Oleh sebab itu Bank BJB akan berfokus pada NPL kredit mikro yang dianggap masih cukup tinggi.

"NPL kredit mikro saat ini 16% pada kuartal I-2014. Kami upayakan pada kuartal II-2014, bisa menjadi 10%," kata Bien, Rabu (30/4). Dia bilang, untuk memperbaiki NPL di segmen kredit ini, Bank BJB akan memperbaiki dan menyempurnakan proses pemberian kredit dan modelnya.

Dengan kondisi yang dialami BJB saat ini, perseroan akan lebih menerapkan prinsip kehati-hatian, karena potensi kredit bermasalah (NPL) masih menghantui di tengah kondisi ekonomi yang belum kondusif.

Lebih lanjut Bien merinci, pada kuartal I-2014 ini, rasio keuangan Bank BJB seperti loan to deposit ratio (LDR) sebesar 78,2%, rasio kecukupan modal (CAR) 16,2%, marjin bunga bersih (NIM) 6,8%, biaya dana (COF) 5,8%, return on asset (ROA) 1,9%, dan return on equity (ROE) 19,4%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×