kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

NPL Properti Naik, OJK Wanti-Wanti Tekanan terhadap Asuransi Kredit


Minggu, 24 Mei 2026 / 16:55 WIB
NPL Properti Naik, OJK Wanti-Wanti Tekanan terhadap Asuransi Kredit
ILUSTRASI. Hasil investasi asuransi syariah terjun bebas, rugi Rp 121 miliar kuartal I-2026 (Shutterstock/Shutterstock)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa industri asuransi syariah perlu memperkuat diversifikasi portofolio investasi di tengah tekanan hasil investasi pada kuartal I-2026.

Berdasarkan data posisi Maret 2026, hasil investasi asuransi syariah tercatat negatif Rp 121,84 miliar. Padahal sebelumnya, industri masih membukukan hasil investasi positif sebesar Rp 545,24 miliar.

Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan kinerja hasil investasi ke depan, industri perlu memperkuat diversifikasi portofolio pada instrumen yang lebih stabil.

Baca Juga: Ramai Isu Kebocoran Data Bank, Ini Kata Praktisi Keamanan

“Industri perlu terus memperkuat diversifikasi portofolio pada instrumen yang lebih stabil, serta memperkuat manajemen risiko melalui stress testing,” tulis Ogi dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Sabtu (16/5/2026).

Selain itu, Ogi menilai perusahaan asuransi syariah juga perlu mengoptimalkan asset liability management (ALM) guna menjaga keseimbangan antara aset dan kewajiban.

Lebih lanjut, OJK juga menekankan pentingnya penguatan governance dan pengawasan internal dalam proses pengambilan keputusan investasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas pengelolaan investasi industri asuransi syariah di tengah volatilitas pasar keuangan yang masih berlangsung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×