kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.855   -40,74   -0,69%
  • KOMPAS100 759   -5,78   -0,76%
  • LQ45 578   -5,40   -0,93%
  • ISSI 203   -0,26   -0,13%
  • IDX30 328   -3,18   -0,96%
  • IDXHIDIV20 403   -4,27   -1,05%
  • IDX80 86   -0,64   -0,74%
  • IDXV30 109   -0,68   -0,62%
  • IDXQ30 106   -1,04   -0,97%

NPL tinggi, bank dilarang salurkan KUR lagi


Senin, 15 Desember 2014 / 19:57 WIB
ILUSTRASI. Coupon The Spike Volleyball Story 2023 Update Terbaru Juni, Cek Kode yang Aktif


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank pelaksana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mencatat rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) tinggi akan hilang kesempatan memberikan kredit. 

Pasalnya, Kementerian Koperasi dan UKM tengah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengkaji rencana untuk memberhentikan penyaluran KUR bagi bank yang mencatat NPL tinggi. 

Kajian awal, bagi bank pelaksana yang mencatat NPL KUR di atas 5%-6% tidak dapat menyalurkan kredit untuk rakyat lagi. “Bank yang NPL-nya tinggi ini tidak boleh lagi sebagai pelaksana KUR,” kata Puspayoga, usai rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (15/12).

Saat ini, Kementerian Koperasi dan UKM tengah memilih bank-bank mana saja yang mencatat NPL KUR tinggi, sehingga Kementerian belum dapat memutuskan bank yang akan diberhentikan pemberian kreditnya. “Ini masih dikaji,” katanya.

Berdasarkan data Komite KUR, per Oktober 2014, ada 17 bank yang memiliki rasio NPL KUR di atas 5%, dari total bank pelaksana KUR sebesar 34 bank. Nah, 17 bank ini terdiri dari bank umum dan bank pembangunan daerah (BPD). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×