kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

OCBC NISP dorong bisnis bancassurance saat pandemi Covid-19


Kamis, 11 Juni 2020 / 14:27 WIB
ILUSTRASI. DPK Bank umum: Pelayanan nasabah di Bank OCBC NISP, Jumat (19/9).


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi Covid-19 bisa jadi tantangan sekaligus kesempatan buat perbankan. PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) misalnya bakal memanfaatkannya buat mendorong lini bancassurance.

Bisnis bancassurance akan didorong perseroan terutama untuk menjual roduk-produk asuransi perlindungan dan kesehatan. Pandemi jadi momentum yang tepat mendorong bisnis ini.

“Selama pandemi Covid-19 berlangsung, kami bersama mitra strategis senantiasa melakukan pengembangan dan penyesuaian untuk tetap melayani dan memenuhi kebutuhan nasabah. Lebih lanjut, kami bersama mitra strategis juga memberikan tanggungan biaya untuk proses penyembuhan Covid-19 kepada seluruh pemegang polis,” kata Juky Mariska, Wealth Management Head Bank OCBC NISP kepada Kontan.co.id, Kamis (11/6).

Baca Juga: OCBC NISP kucurkan donasi Rp 3,4 miliar untuk bantu hadapi pandemi Covid-19

Potensi tersebut juga diharapkan perseroan bisa meningkatkan pendapatan non bunga. Maklum pendapatan bunga dari penyaluran kredit selama pandemi diproyeksikan tak bakal optimal.

Juky menambahkan sepanjang kuartal I-2020, kontribusi bisnis bancassurance terhadap pendapatan non bunga masih di bawah 5%. Meski demikian, pendapatan non bunga perseroan sejatinya tumbuh mumpuni 19% (yoy) menjadi Rp 2,38 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×