kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

OCBC NISP targetkan komisi bancassurance tumbuh dobel digit hingga akhir tahun


Rabu, 08 Agustus 2018 / 18:56 WIB
ILUSTRASI. Bank OCBC NISP


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri perbankan berupaya mendorong pendapatan non bunga atau fee based income. Apalagi Bank Indonesia sudah menaikan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin (bps) yang akan meningkatkan biaya dana atau cost of fund.

Agar tetap mendulang pendapatan, bank harus gencar mendapatkan fee based dari berbagai transaksi. Ambil contoh Bank OCBC NISP yang menargetkan pendapatan non bunga dari komisi bisnis bancassurance tumbuh dobel digit hingga akhir tahun.

Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP mengatakan pendapatan bancassurance tumbuh di bawah 10% pada semester I-2018.

"Kami harapkan paruh kedua 2018 ini bisa tumbuh lebih baik yaitu double digit. Bancassurance memang kita harapkan kontribusinya akan meningkat seiring dengan semakin melek asuransinya nasabah," ujar Parwati kepada Kontan.co.id Rabu (8/8).

Parwati optimistis dengan bisnis bancassurance lantaran masyarakat mulai mencari selain produk bank tradisional. Ia melihat nasabah perbankan semakin tertarik akan produk wealth management.

Dalam laporan keuangan Bank OCBC NISP per Juni 2018 pendapatan non bunga mencapai Rp 635,27 miliar. Nilai ini turun 32,32% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 938,69 miliar. Penurunan terbesar berasal dari merosotnya keuntungan transaksi spot dan derivatif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×