kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

OJK: BPR wajib punya minimal dua direksi


Selasa, 12 April 2016 / 09:53 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meningkatkan manajemen risiko pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) melalui penguatan jajaran direksi dan komisaris. Melalui Surat Edaran OJK Nomor 5/SEOJK.03/2016 tentang penerapan tata kelola bagi BPR menetapkan jumlah direksi dan komisaris BPR berdasarkan modal inti.

Misalnya, BPR dengan modal inti minimal Rp 50 miliar wajib memiliki direksi paling sedikit tiga orang, sedangkan bagi BPR dengan modal inti kurang dari Rp 50 miliar harus memiliki direksi paling sedikit dua orang. Bagi BPR yang melanggar aturan ini hingga 1 April 2017 akan dikenakan sanksi oleh regulator.

Selain itu, OJK melarang anggota direksi memberikan kuasa umum kepada pegawai. Sebagai contoh, pemberian kuasa kepada satu orang pegawai atau lebih atau orang lain yang mengakibatkan pengalihan tugas, wewenang, dan tanggung jawab anggota direksi secara menyeluruh tanpa batasan ruang lingkup dan waktu.

Agar BPR lebih sehat, OJK juga menerapkan jumlah komisaris. BPR dengan modal inti paling sedikit Rp 50 miliar wajib memiliki anggota dewan komisaris paling sedikit tiga orang. Sementara, BPR dengan modal inti kurang dari Rp 50 miliar wajib memiliki anggpta dewan komisari paling sedikit dua orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×