kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.854   11,00   0,07%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

OJK Catat Aset Asuransi Jiwa Syariah Mencapai Rp 34,89 Triliun per Juni 2025


Kamis, 07 Agustus 2025 / 16:05 WIB
OJK Catat Aset Asuransi Jiwa Syariah Mencapai Rp 34,89 Triliun per Juni 2025
ILUSTRASI. Aset perusahaan asuransi jiwa syariah capai Rp 34,89 triliun per Juni 2025, naik 5,31% secara tahunan


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat aset perusahaan asuransi jiwa syariah mengalami peningkatan secara bulanan dan tahunan.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara mengatakan, aset perusahaan asuransi jiwa syariah mencapai Rp 34,89 triliun per Juni 2025. Nilai itu tercatat meningkat 5,31%, jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Adapun nilai aset per Juni 2024 sebesar Rp 33,13 triliun," ungkapnya dalam keterangan resmi konferensi pers RDK OJK, Selasa (5/8/2025).

Secara bulanan, OJK mencatat nilai aset perusahaan asuransi jiwa syariah per Juni 2025 juga mengalami peningkatan sebesar 1,19%, jika dibandingkan capaian per Mei 2025 yang sebesar Rp 34,48 triliun.

Baca Juga: Kinerja Industri Asuransi Jiwa Masih Tertekan, Pemain Tunjukkan Hasil Beragam

Sementara itu, kontribusi atau pendapatan premi yang dibukukan perusahaan asuransi syariah baik umum maupun jiwa menunjukkan peningkatan per Juni 2025. 

OJK mencatat kontribusi asuransi syariah sebesar Rp 13,81 triliun per Juni 2025. Nilai itu meningkat seebsar 0,04%, jika dibandingkan pencapaian pada periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 13,31 triliun.

Secara keseluruhan, OJK mencatat pendapatan premi asuransi jiwa mencapai Rp 87,48 triliun per Juni 2025. Nilai itu terkontraksi 0,57%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Adapun pendapatan premi asuransi umum dan reasuransi tercatat sebesar Rp 78,77 triliun. Nilai itu meningkat 2,04%, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×