kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.781   21,00   0,13%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

OJK Catat Piutang Paylater Perusahaan Pembiayaan Rp 8,41 Triliun per Oktober 2024


Rabu, 18 Desember 2024 / 16:55 WIB
OJK Catat Piutang Paylater Perusahaan Pembiayaan Rp 8,41 Triliun per Oktober 2024
ILUSTRASI. OJK mencatat bahwa piutang pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater perusahaan pembiayaan terus meningkat per Oktober 2024. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Nadya Zahira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa piutang pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater perusahaan pembiayaan terus meningkat per Oktober 2024.  

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan piutang paylater per Oktober 2024, mencapai sebesar Rp 8,41 triliun. 

“Angka tersebut naik hingga Rp 3,27 triliun atau tumbuh 63,89% secara tahunan atau year on year (YoY),” kata Agusman dalam jawaban tertulisnya pada Senin (16/12). 

Baca Juga: 4 Perusahaan Ditutup Pada 2024, Ini 97 Pinjol Legal Resmi Terdaftar OJK Per Desember

Agusman menerangkan bahwa pertumbuhan piutang paylater perusahaan pembiayaan disebabkan oleh sejumlah faktor. Salah satunya yakni, makin besarnya kebutuhan masyarakat atas layanan paylater. 

Selain itu, dia menuturkan, penyebab lainnya datang dari adanya peningkatan jumlah pelaku, yang sebelumnya hanya lima menjadi tujuh perusahaan pembiayaan yang menyediakan BNPL. Agusman pun memperkirakan bahwa peningkatan piutang paylater akan terus meningkat.  

“Maka diprediksi, kinerja dan pertumbuhan BNPL oleh perusahaan pembiayaan akan terus meningkat ke depannya, seiring perkembangan perekonomian berbasis digital,” imbuhnya. 

Baca Juga: Piutang Pembiayaan BNPL Tumbuh Signifikan per Oktober, OJK Beberkan Penyebabnya

Lebih jauh lagi, Agusman menyebutkan bahwa piutang paylater industri perbankan juga turut mengalami pertumbuhan tinggi hingga Oktober 2024. 

Di mana, hingga Oktober 2024, kredit paylater perbankan mencapai Rp 21,25 triliun atau sebesar 0,28% dari total kredit yang senilai Rp 7.656,90 triliun.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×