kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

OJK dorong industri keuangan syariah


Kamis, 29 September 2016 / 18:03 WIB
OJK dorong industri keuangan syariah


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan Konferensi Keuangan Syariah Internasional bertema "Revitalizing Islamic Finance In The New Normal Era". Lewat acara ini diharapkan bisa memetakan strategi pengembangan keuangan syariah ke depan.

Wakil Ketua OJK, Rahmat Waluyanto mengungkapkan, pihaknya telah mempersiapkan strategi pengembangan keuangan syariah guna memitigasi risiko dan tantangan industri keuangan syariah. "OJK juga mempersiapkan pemenuhan kebutuhan keuangan syariah dalam mendorong ekspansi, pertumbuhan dan pengembangan," ujarnya di sela-sela Konferensi Keuangan Syariah Internasional di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (29/9).

Melihat tren perekonomian yang melambat seperti sekarang dan daya beli masyarakat menurun, diharapkan industri keuangan syariah dapat mempersiapkan diri dan beradaptasi. Keuangan syariah dituntut memiliki produk keuangan syariah yang invoatif dan memperdalam pasar. Selain itu, keuangan syariah juga dituntut untuk meningkatkan akses ke lembaga keuangan syariah dan memperbesar konsumen keuangan syariah.

OJK menilai industri keuangan syariah juga bisa didorong untuk mengeluarkan sukuk agar dapat masuk ke dalam pembiayaan infrastruktur. Rahmat mencontohkan salah satu yang dilakukan oleh OJK dalam hal pengembangan pertumbuhan industri keuangan syariah adalah mendorong Bank Pembangunan Daerah (BPD) agar berkonversi menjadi Bank Umum Syariah (BUS). "Seperti yang dilakukan Bank Aceh dan dalam waktu dekat Bank Nusa Tenggara Barat (NTB)," jelasnya. 

Sekadar informasi, pangsa pasar industri perbankan syariah terhadap industri perbankan nasional menunjukkan kenaikan yakni 4,60% pada Juli 2015 menjadi 4,81% di Juli 2016. Pangsa pasar ini diperkirakan akan mencapai sekitar 5,13%, setelah konversi BPD Aceh menjadi BUS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×