kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

OJK Ingatkan Investor Tetap Tenang di Tengah Volatilitas Pasar


Jumat, 30 Januari 2026 / 17:36 WIB
OJK Ingatkan Investor Tetap Tenang di Tengah Volatilitas Pasar
ILUSTRASI. Inarno Djajadi (KONTAN/Yuliana Hema) IHSG menunjukkan volatilitas tinggi sepanjang sepekan terakhir seiring tekanan pasar pasca pengumuman terbaru dari MSCI.


Reporter: Rashif Usman | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan volatilitas tinggi sepanjang sepekan terakhir seiring tekanan pasar pasca pengumuman terbaru dari MSCI (Morgan Stanley Capital International). 

Tekanan tersebut sempat memicu penghentian sementara perdagangan atau trading halt dua kali, masing-masing pada Rabu (28/1) dan Kamis (29/1), dengan IHSG ditutup di zona merah. Meski demikian, pasar berhasil bangkit pada akhir perdagangan Jumat (30/1), dengan IHSG menguat 1,18% ke level 8.329,60.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi mengimbau investor pasar modal untuk tetap bersikap tenang.

Baca Juga: Tak Sekadar Tambah Rekening, Allo Bank Fokus Genjot Aktivasi Nasabah

"Kami semua mengingatkan kepada seluruh investor agar tetap tenang dan juga rasional dalam mengambil setiap keputusan berinvestasi," kata Inarno di gedung BEI, Jumat (30/1).

Sebagai informasi, penguatan IHSG pada perdagangan hari ini ditopang oleh pergerakan positif mayoritas saham, dengan 551 saham menguat, 194 saham melemah, dan 65 saham stagnan.

Secara sektoral, delapan indeks sektoral tercatat menguat dan menopang kenaikan IHSG, sementara tiga indeks sektoral lainnya berada di zona merah. Adapun sektor transportasi mencatat kenaikan tertinggi sebesar 6,14%, disusul sektor keuangan yang naik 3,05% serta sektor barang konsumen non-siklikal yang menguat 1,97%.

Sedangkan indeks sektoral yang melemah adalah sektor barang konsumen siklikal yang turun 1,46%, sektor infrastruktur turun 1,16% dan sektor perindustrian yang turun 1,10%.

Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi Uji Ketahanan Sektor Asuransi dan Reasuransi

Selanjutnya: Perkuat Recurring Income, WINR Gandeng Artotel Kelola Tiga Hotel di Batam

Menarik Dibaca: 14 Khasiat Konsumsi Terong untuk Kesehatan Tubuh yang Tak Banyak Diketahui

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×