kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

OJK ingin tambah bank pelaksana branchless banking


Selasa, 13 Mei 2014 / 11:43 WIB
ILUSTRASI. Kepribadian people pleaser adalah kepribadian yang memiliki kesulitan untuk berkata tidak, ada beberapa cara untuk bisa berhenti menjadi people pleaser berikut ini.


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan membuat model bisnis branchless banking secara nasional. Model bisnis ini mengintegrasikan perbankan, industri telekomunikasi, dan agen di lapangan.

"Dengan bisnis model itu, kami harap branchless banking bisa menyeluruh (nasional)," terang Muliaman D. Hadad, Ketua Dewan Komisioner OJK, Selasa (13/5). Muliaman juga bilang, OJK akan menambah jumlah bank yang bisa menjalankan layanan branchless banking.

Bank Indonesia (BI) pernah melakukan pilot proyek branchless banking. Saat itu ada lima bank yang ikut serta, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank CIMB Niaga, Bank Mandiri, BTPN, dan Bank Sinar Harapan Bali.

Nama branchless banking pun berubah. Mulai dari mobile payment services dan akhirnya menjadi layanan keuangan digital. "Pilot proyek itu akan dievaluasi lagi. Kami juga sudah bertemu bank pelaksana pilot proyek," ujar Muliaman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×