kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.819   62,00   0,35%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

OJK menilai segmen KPR akan terus menggeliat ke depannya


Minggu, 08 Agustus 2021 / 13:24 WIB
ILUSTRASI. Pembangunan perumahan bersubsidi di Bogor. KONTAN/BAihaki


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat kredit pemilikan rumah (KPR) masih akan tumbuh ke depan meski masih ada pandemi. 

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, per Juni 2021 kredit konsumsi tumbuh 20,31% year on year (yoy). 

Menurutnya, kredit konsumsi telah tersokong oleh kredit otomotif dan KPR. Pemulihan kredit otomotif digerakkan oleh berbagai insentif pemerintah dan regulator di awal tahun seperti diskon PPnBM kendaraan bermotor. 

“Untuk kredit properti, sektor ini akan lebih menggeliat lagi di masa-masa mendatang. Kami optimistis, ke depan, kita punya basis kredit yang kuat karena beberapa sektor sudah bangkit,” ujar Wimboh secara virtual pada Jumat (6/8). 

Baca Juga: Jaga momentum pemulihan ekonomi, Himbara terus perkuat sinergi

Menurutnya, secara total, kredit perbankan telah tumbuh 0,59% year on year (yoy) ada paruh pertama 2021. Selain kredit konsumsi yang mengalami pertumbuhan, segmen ritel juga naik 1,96% yoy dan kredit UMKM sudah tumbuh 2,35% yoy. Namun segmen korporasi masih terkontraksi sebesar 2,02% yoy pada semester I-2021. 

“Pertumbuhan kredit saat ini ditopang oleh segmen UMKM karena ada beberapa insentif seperti subsidi bunga dan penjaminan yang lebih besar. Selain, pelaku usaha UMKM bisa mengalami pemulihan relatif lebih cepat," katanya.

Selanjutnya: Bisnis spesialis bank BUMN masih merekah di tengah pandemi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×