kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

OJK prediksi bunga acuan BI 2018 akan naik


Senin, 18 Desember 2017 / 10:13 WIB
OJK prediksi bunga acuan BI 2018 akan naik


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksi suku bunga acuan pada tahun depan berpotensi naik, seiring dengan proyeksi kenaikan suku bunga Amerika Serikat oleh bank sentral The Federal Reserve.

Aslan Lubis, Analis Eksekutif Departemen Pengembangan Pengawasan dan Manajemen Krisis OJK bilang, pada tahun depan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) diproyeksi akan turun terbatas.

"Suku bunga domestik tidak akan turun lagi, namun bepotensi naik," kata Aslan kepada kontan.co.id, Minggu (17/12).

Menurut Aslan, naik tidaknya suku bunga acuan BI tahun depan sangat tergantung pada bunga The Fed. Jika The Fed agresif menaikkan bunganya maka diproyeksi bunga acuan akan naik. Pada tahun ini menurut Aslan kenaikan suku bunga The Fed sudah diantisipasi pelaku pasar.

Pekan lalu, The Fed menaikkan bunga sebesar 25 basis poin untuk ketiga kalinya di tahun ini menjadi 1,25%-1,75%. Pasar memperkirakan, The Fed akan menaikkan bunga tiga kali lagi tahun depan. 

Meski diramal tren bunga global akan naik tahun depan, Bank Indonesia (BI) mengatakan, tahun depan tidak akan ada kenaikan bunga kredit. Dengan mendorong efisiensi bank sejak saat ini, BI berharap, bunga kredit tahun depan bisa turun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×