kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

OJK Prediksi Pembiayaan Multifinance Tumbuh 6%-8% di 2026


Jumat, 06 Maret 2026 / 17:34 WIB
OJK Prediksi Pembiayaan Multifinance Tumbuh 6%-8% di 2026
ILUSTRASI. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan piutang pembiayaan industri multifinance bisa tumbuh sebesar 6%-8% pada 2026. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan piutang pembiayaan industri multifinance bisa tumbuh sebesar 6%-8% secara Year on Year (YoY) pada 2026. 

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan proyeksi tersebut realistis untuk tercapai pada tahun ini. Dia bilang rasa optimis itu mempertimbangkan target industri dan kondisi perekonomian.

"Proyeksi pertumbuhan piutang 6%–8% pada 2026 dinilai realistis, dengan mempertimbangkan target industri dan kondisi perekonomian," katanya dalam lembar jawaban RDK OJK, Kamis (5/3/2026).

Untuk mencapai target tersebut, Agusman menyampaikan industri multifinance perlu mengoptimalkan potensi sektor dan wilayah yang prospektif untuk menggenjot penyaluran pembiayaan. Dengan catatan, tetap menjaga kualitas aset dan manajemen risiko.

Baca Juga: OJK: Belum Ada Lembaga Jasa Keuangan Lain yang Ajukan Izin Kegiatan Usaha Bullion

Agusman memperkirakan segmen pembiayaan modal kerja masih menjadi salah satu penopang pertumbuhan multifinance pada 2026. 

"Hal itu seiring kebutuhan masyarakat dalam pengadaan barang atau jasa dan ekspansi usaha," tuturnya.

Asal tahu saja, data OJK mencatat, piutang pembiayaan multifinance posisi Desember 2025 hanya tumbuh 0,61% YoY dengan nilai Rp 506,5 triliun. Dari data terbaru, piutang pembiayaan multifinance mencapai Rp 508,27 triliun per Januari 2026, atau tumbuh 0,78% secara YoY. 

Adapun kinerjanya didukung pembiayaan modal kerja yang tumbuh sebesar 10,27% YoY.

Sementara itu, tingkat Non Performing Financing (NPF) gross multifinance per Januari 2026 sebesar 2,72%. Angkanya terbilang memburuk atau meningkat, jika dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,51%. 

Baca Juga: OJK: Premi Asuransi Jiwa Turun 6,15% per Januari 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×