kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   17,00   0,09%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

OJK: Premi Asuransi Jiwa Turun 6,15% per Januari 2026


Jumat, 06 Maret 2026 / 15:39 WIB
OJK: Premi Asuransi Jiwa Turun 6,15% per Januari 2026
ILUSTRASI. 8 dari 9 Reasuransi Telah Penuhi Ekuitas Minimum Tahap Pertama untuk 2026 (KONTAN/Ferry Saputra)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja industri asuransi jiwa masih menghadapi tekanan pada awal 2026, tercermin dari pendapatan premi yang masih mengalami kontraksi secara tahunan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mencatat pendapatan premi asuransi jiwa mencapai Rp 17,97 triliun pada Januari 2026. Nilai tersebut turun 6,15% secara tahunan (year on year/YoY).

Sepanjang tahun 2025 lalu, pendapatan premi asuransi jiwa mencapai Rp 180,98 triliun. Nilai tersebut juga turun 3,81% secara tahunan yoy.

Baca Juga: Prudential Syariah Perkuat Literasi dan Layanan untuk Generasi Muda

Di sisi lain, premi asuransi umum dan reasuransi justru mencatatkan pertumbuhan pada periode yang sama. Hingga Januari 2026, premi asuransi umum dan reasuransi mencapai Rp 18,42 triliun atau melesat naik 17,92% YoY.

Dari sisi permodalan, kondisi industri asuransi jiwa masih berada dalam level yang kuat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat risk based capital (RBC) asuransi jiwa secara agregat mencapai 478,06% per Januari 2026.

“RBC tersebut masih jauh di atas ambang batas minimum sebesar 120%,” ujar Ogi dalam paparan RDKB OJK, Selasa (3/3/2026).

Sementara itu, secara keseluruhan pendapatan premi asuransi komersial mencapai Rp 36,38 triliun pada Januari 2026 atau tumbuh 4,67% YoY, yang merupakan akumulasi dari premi asuransi jiwa serta asuransi umum dan reasuransi.

Sebagai informasi, OJK mencatat total aset industri asuransi mencapai Rp 1.214,82 triliun per Januari 2026 atau tumbuh 5,96% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Danamon (BDMN) Usulkan Nobuya Kawasaki Jadi Dirut, Tiga Pengurus Akan Mundur

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×