kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

OJK sebut CAR perbankan bisa terkuras hingga 4% di 2021, kenapa?


Senin, 22 Juni 2020 / 17:04 WIB
ILUSTRASI. Karyawan memberikan pelayanan usai peresmian kantor baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/6/2020). Gedung baru OJK Solo perancangannya menjadi standar gedung OJK di daerah yang menggambarkan nilai visi


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menaksir rasio permodalan perbankan tahun depan bisa tergerus hingga 4%. Asumsi ini bisa terjadi jika ekspansi kredit bisa mencapai Rp 1.300 triliun lebih, dengan peningkatan alat tertimbang menurut risiko (ATMR) 100%, dan ada tambahan modal dari pemegang saham

Hal tersebut dipaparkan Ketua OJK dalam rapat bersama Komisi XI, Senin (22/6). Lebih lanjut kalkulasi OJK penurunan CAR bisa lebih kecil jika kredit juga tumbuh tak ekspansif.

Baca Juga: Sempat sepi, bankir ramal transaksi berbasis kartu bakal segera ramai lagi

Dengan asumsi kredit tumbuh Rp 280 triliun, CAR merosot 1%, kredit tumbuh Rp 589 triliun CAR turun 2%, dan kredit tumbuh Rp 929 triliun CAR tergerus 3%.

“Dengan asumsi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi 5%, pertumbuhan kredit bisa mencapai Rp 600 triliun hingga Rp 600 triliun. Jika tidak ada penambahan modal baru, CAR bisa turun secara agregat di sekitar 2%,” kata Wimboh.

Meski ditaksir bisa turun hingga 2%, Wimboh bilang rasio CAR secara umum masih berada di batas aman di kisaran 20%. Termasuk juga masih menjadi yang paling besar di Asia Tenggara.

Baca Juga: Aktivasi nomor pin kartu kredit BCA lewat website BCA mudah dan cepat, begini caranya

Adapun tahun depan, pertumbuhan kredit ditargetkan OJK bisa tumbuh di kisaran 7%-9%. Sementara dana pihak ketiga dapat tumbuh 8%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×