kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Outstanding kredit ekonomi kreatif BNI Rp 7T


Senin, 12 Juni 2017 / 21:08 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) telah menyalurkan kredit ke sektor ekonomi kreatif (ekraf) mencapai Rp 7 triliun. Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI, Catur Budi Harto menyebut saat ini pihaknya baru menyasar ke subsektor unggulan antara lain fesyen, kerajinan dan kuliner.

"Itu outstanding yang disalurkan Rp 7 triliun, kami ambil yang sektor besar seperti fesyen, kerajinan dan kuliner," tutur Catur usai menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) di Jakarta, Senin (12/6).

Lebih lanjut, Catur menyebut pihaknya saat ini belum mendapati kendala dalam penyaluran kredit. Pasalnya, mayoritas dari penyaluran kredit ke sektor ekonomi kreatif berasal dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) segmen mikro BNI. Selain itu, guna lebih menggenjot pertumbuhan kredit ke sektor ekonomi kreatif dan kredit kecil BNI, bank berlogo 46 ini telah menyediakan fasilitas BNI kredit digital.

Sementara untuk target, BNI sampai saat ini belum memasang target penyaluran kredit ke sektor ekonomi kreatif. Pasalnya, saat ini pihaknya memang belum fokus ke sektor tersebut. "Kami tidak fokus ke ekonomi kreatif, tapi untuk kredit kecil target kami sekitar Rp 15 triliun," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×