kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.099   75,00   0,44%
  • IDX 6.971   -18,40   -0,26%
  • KOMPAS100 958   -7,36   -0,76%
  • LQ45 702   -6,10   -0,86%
  • ISSI 250   -0,25   -0,10%
  • IDX30 382   -5,99   -1,54%
  • IDXHIDIV20 472   -9,70   -2,02%
  • IDX80 108   -0,78   -0,72%
  • IDXV30 130   -2,34   -1,76%
  • IDXQ30 124   -2,23   -1,77%

Pada pekan pertama Februari, DPK valas bank susut Rp 5,26 triliun


Selasa, 08 Februari 2011 / 18:47 WIB
ILUSTRASI. Iziroam


Reporter: Nina Dwiantika |

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat, selama sepekan pertama Februari 2011, likuiditas valas di perbankan susut hingga Rp 5,26 triliun. Sedangkan dana pihak ketiga (DPK) dalam bentuk rupiah bertambah hingga Rp 7,45 triliun.

Artinya, likuiditas perbankan masih positif sebesar Rp 2,19 triliun. "Penurunan likuiditas valas sangat normal terjadi, tak perlu khawatir," ujar Kepala Biro Humas BI, Difi A Johansyah, Selasa (8/2).

BI mencatat, outstanding simpanan hingga akhir pekan lalu sebesar Rp 2.286,88 triliun. Dengan perkembangan tersebut, secara year to date (ytd) DPK perbankan turun Rp 49,93 triliun atau 2,14%. Sedangkan secara year on year (yoy) tercatat kenaikan sebesar Rp 349,52 triliun atau 18,04%.

Tercatat loan to deposito ratio (LDR) perbankan meningkat menjadi 75,68% dari 75,57%.

Berikut adalah daftar outstanding DPK perbankan pekan pertama, Februari 2011

1. Bank Pembangunan Daerah (BPD) : Rp 188,90 triliun

2. Bank Campuran : Rp 89,95 triliun

3. Bank Asing : Rp 126,92 triliun

4. Bank BUMN : Rp 841,56 triliun

5. Bank Swasta : Rp 1.039,55 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×