kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pegadaian tak buru-buru spin off bisnis syariah


Selasa, 05 Desember 2017 / 22:06 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pegadaian mengklaim bisnis di segmen syariah tumbuh cukup menggembirakan. Namun perusahaan gadai pelat merah ini tak mau buru-buru menyapih unit syariah tersebut.

Menurut Direktur Pegadaian Harianto Widodo, saat ini kontribusi bisnis syariah mencapai 12% dari outstanding pinjaman yang disalurkan perusahaan. Porsi sebesar itu setara dengan Rp 4,5 triliun.

Meski begitu, ia bilang, pihaknya belum punya rencana untuk melakukan spin off dalam waktu dekat. Pasalnya, ia menilai ada sejumlah manfaat yang bisa didapat bila bisnis syariah masih berupa unit.

Diantaranya adalah dari sisi pemasaran. Di mana saat ini, produk pegadaian syariah masih bisa dipasarkan di gerai konvensional milik Pegadaian. "Jadi hal tersebut justru akan lebih memudahkan bisnis syariah untuk tumbuh lebih cepat," katanya, belum lama ini.

Harianto menyebut saat ini, baru ada sekitar 600 jaringan yang dimiliki oleh Pegadaian syariah. Sementara secara total, jumlah jaringan Pegadaian menembus 4.300 unit.

Bila dilakukan spin off pada saat ini, ia menyebut bisnis syariah hanya bisa dijalankan di outlet khusus. Sehingga untuk meningkatkan penetrasi, tentunya dibutuhkan investasi lebih banyak lagi untuk membuka jaringan baru. "Kalau sekarang tentu lebih efisien," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×