kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.515.000   27.000   1,09%
  • USD/IDR 16.760   20,00   0,12%
  • IDX 8.859   111,06   1,27%
  • KOMPAS100 1.218   13,00   1,08%
  • LQ45 860   7,77   0,91%
  • ISSI 321   6,07   1,93%
  • IDX30 442   3,55   0,81%
  • IDXHIDIV20 516   4,55   0,89%
  • IDX80 135   1,55   1,16%
  • IDXV30 142   1,46   1,04%
  • IDXQ30 142   1,34   0,96%

Pelaku usaha minta bank jangan buru-buru naikan bunga kredit


Jumat, 11 Februari 2011 / 11:47 WIB
Pelaku usaha minta bank jangan buru-buru naikan bunga kredit
ILUSTRASI. Model baru mobil Ferrari


Reporter: Nina Dwiantika |

JAKARTA. Para pelaku usaha berharap industri perbankan tidak menaikkan suku bunga kredit. Kalaupun harus naik, kemungkinan waktu yang tepat adalah 2-3 bulan ke depan setelah kenaikan suku bunga acuan atau BI rate dan bunga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebesar 25 basis poin.

Sofyan Wanandi, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia, meminta perbankan tidak menaikkan bunga kredit. Ia menilai, tanpa menaikkan bunga kredit, saat ini bank sudah untung besar.

"Saat ini kita pengusaha besar mendapatkan bunga 11%-12%, sektor UKM 15%-18%, sedangkan usaha kecil bisa mencapai 21%-24%," ungkap Sofyan, Jumat (11/2). Menurutnya, bunga wajar bagi debitur bank adalah di level 12%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×