kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.180   72,22   1,18%
  • KOMPAS100 814   13,09   1,63%
  • LQ45 622   13,75   2,26%
  • ISSI 212   0,36   0,17%
  • IDX30 352   8,39   2,44%
  • IDXHIDIV20 438   9,87   2,30%
  • IDX80 93   1,63   1,79%
  • IDXV30 118   0,84   0,72%
  • IDXQ30 114   3,04   2,75%

Pembiayaan alat berat diprediksi masih sulit tumbuh tahun ini


Jumat, 24 Januari 2020 / 17:25 WIB
ILUSTRASI. Alat berat menyelesaikan pembangunan proyek jalan tol ruas Serpong-Cinere di Tangerang Selatan, Rabu (22/1). Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) memprediksi di tahun ini pembiayaan alat berat masih sulit untuk tumbuh. KONTAN/Carolus Agus Waluy


Reporter: Ahmad Ghifari | Editor: Tendi Mahadi

Sementara itu, PT Buana Finance Tbk tahun ini targetkan pembiayaan pada sektor alat berat sebesar Rp 1 triliun. Corporate Secretary Buana Finance Ahmad Kaetami mengatakan, perusahaan optimis pembiayaan alat berat masih memiliki prospek yang bagus dan dapat tumbuh di tahun ini meskipun dihadapi oleh banyak tantangan.

"Tantangannya secara makro kondisi ekonomi global sedang ada ketidakpastian, perang dagang antar China dan Amerika Serikat, dan sektor pertambangan terpengaruh permintaan menurun serta regulasi pemerintah," kata Ahmad.

Meskipun demikian, Buana Finance telah menyiapkan strategi bisnis pembaiyaan alat berat tahun ini agar mencapai target pembiayaan. "Dengan menjalin lebih kuat hubungan dan kerjasama dengan seluruh partner bisnis, peningkatan SDM, menciptakan produk kerjasama baru, serta peningkatan kualitas pelayanan pelanggan, pemanfaatan IT," jelas Ahmad.

Baca Juga: Perluas pasar, Asuransi Etiqa bidik premi asuransi kredit dari nasabah Bank Bukopin

Adapun sektor yang menjadi fokus Buana Finance adalah sektor konstruksi, pertambangan, perkebunan dan kehutanan. Tetapi saat ini masih lebih fokus untuk pertambangan.

Namun tahun 2020 lebih selektif yang tersebar untuk yang lebih prudent. "Konstruksi tahun ini banyak menciptakan peluang, perkebunan juga cukup stabil," kata Ahmad.

Adapun pada tahun lalu, Buana Finance berhasil mencatatkan pembiayaan sektor alat berat sebesar Rp 1 triliun. Pencapaian itu dianggap telah melebihi target perusahaan sebesar Rp 1 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×