Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank BCA Syariah menyebut penyaluran pembiayaannya tumbuh positif pada kuartal pertama 2026. Pembiayaan BCA Syariah didorong oleh meningkatnya segmen konsumer.
Direktur BCA Syariah Pranata Nazamuddin menyebut, pada kuartal I-2026, total pembiayaan banknya mencapai sekitar Rp 13,2 triliun. Angka ini terhitung naik sampai 20,2% bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Nazamuddin bilang, pertumbuhan pembiayaan banknya ditopang oleh segmen konsumer. Ia menyebut pembiayaan di segmen konsumer meningkat sampai 55,9% secara tahunan (yoy) pada kuartal I-2026.
Baca Juga: Jumlah Agen Laku Pandai BSI Tembus 128.000 Agen pada Kuartal I-2026
Meningkatnya pembiayaan di segmen konsumer ini didorong oleh naiknya jumlah pembiayaan emas BCA Syariah. Pranata menilai, minat nasabah untuk membeli produk murabahah emas semakin tinggi tahun ini.
"Pertumbuhan murabahah emas mencatatkan pertumbuhan tertinggi di antara produk lainnya," kata Pranata saat dihubungi akhir pekan lalu.
Meski didorong oleh meningkatnya segmen konsumer, Pranata menyebut portofolio pembiayaan banknya masih didominasi oleh segmen komersial.
Jika dilihat secara komposisi, pembiayaan segmen komersial mendapati porsi sebesar 73,3% dari keseluruhan portofolio pembiayaan BCA Syariah. Adapun Pranata menyebut total pembiayaan segmen komersial di BCA Syariah mencapai Rp 9,7 triliun.
Salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan pembiayaan BCA Syariah tahun ini adalah kemudahan layanan. BCA Syariah di tahun ini semakin menggencarkan penguatan aplikasi digitalnya.
Baca Juga: Pembiayaan Emas Bank Muamalat Tumbuh Pesat pada Kuartal-1 2026
Di samping pembiayaan, Pranata sebelumnya juga bilang BCA Syariah mencatatkan pertumbuhan positif pada layanan tabungan haji. Jumlah rekening tabungan haji BCA Syariah mencapai 13.682 rekening pada Februari 2026.
Pranata juga bilang, BCA Syariah saat ini tengah bertransformasi menjadi bank devisa. BCA Syariah sedang mengembangkan fitur transaksi berbasis valuta asing (valas) untuk mendukung segala kebutuhan nasabah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













