kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pembiayaan Kendaraan Bekas Multifinance Tumbuh Melambat, Ini Kata Adira Finance


Rabu, 18 Juni 2025 / 16:50 WIB
Pembiayaan Kendaraan Bekas Multifinance Tumbuh Melambat, Ini Kata Adira Finance
ILUSTRASI. (KONTAN/Baihaki) Adira Finance menilai bahwa perlambatan pembiayaan kendaraan bekas industri bukan semata-mata karena menurunnya minat terhadap kendaraan bekas.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan kendaraan bekas multifinance terus tumbuh melambat dalam beberapa bulan terakhir. Per Februari 2025 tumbuh 15,56% Year on Year (YoY), per Maret 2025 tumbuh 13,69% YoY, lalu per April 2025 hanya tumbuh 11,08% YoY. 

Mengenai hal itu, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menilai bahwa perlambatan pembiayaan kendaraan bekas industri bukan semata-mata karena menurunnya minat terhadap kendaraan bekas. Sebaliknya, Chief of Business & Portfolio Officer Adira Finance Harry Latif berpendapat segmen kendaraan bekas masih memiliki pasar yang potensial.

"Sebab, kendaraan bekas memiliki harga yang lebih terjangkau, dibandingkan harga kendaraan baru," ucapnya kepada Kontan, Selasa (17/6).

Baca Juga: BFI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Investasi sebesar 12% per Kuartal I-2025

Oleh karena itu, Harry optimistis pembiayaan kendaraan bekas industri multifinance akan menunjukkan perbaikan pada semester II-2025.

"Hal itu seiring dengan harapan membaiknya indikator ekonomi dan meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang akhir tahun," ujarnya.

Lebih lanjut, Harry menyampaikan Adira Finance akan melakukan sejumlah strategi untuk mendorong kinerja pembiayaan kendaraan bekas hingga akhir tahun ini. Dia bilang strateginya, yaitu terus memperkuat kerja sama dengan dealer, serta menghadirkan program pemasaran yang lebih menarik.

Sementara itu, Harry menyatakan penyaluran pembiayaan kendaraan bekas Adira Finance hingga Mei 2025 tercatat sebesar Rp 1,4 triliun. Dia bilang nilai yang diperoleh itu mencerminkan adanya perlambatan pertumbuhan, jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sayangnya, dia tak menyebutkan berapa angka perlambatannya.

"Perlambatan itu disebabkan oleh tekanan pada kondisi makro ekonomi yang berdampak pada daya beli masyarakat. Dalam situasi tersebut, konsumen cenderung lebih berhati-hati dalam melakukan pembelian barang konsumtif, termasuk kendaraan, dan lebih memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pokok," kata Harry.

Baca Juga: Komisaris BFI Finance (BFIN) Sunata Tjiterosampurno Mengundurkan Diri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×